Home / Jakarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:23 WIB

Airmata Haru Nadiem Makarim di Sidang Pleidoi Kasus Chromebook, Pilih Pakai Jaket Gojek ketimbang Rompi Tahanan

JAKARTA, srn – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Ada pemandangan tidak biasa dalam persidangan tersebut. Nadiem memilih menghadiri sidang pembelaannya tanpa mengenakan rompi tahanan, melainkan memakai jaket Gojek generasi pertama berwarna hijau-hitam yang menjadi identitas awal kariernya sebagai pengusaha teknologi.

Mengaku difitnah, saat membacakan naskah pembelaannya, suara Nadiem terdengar bergetar menahan haru. Ia secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah difitnah selama menjalankan tugasnya sebagai menteri.

Nadiem juga menyinggung adanya ironi besar dalam kasus ini. Ia mengklaim bahwa kebijakan penggunaan Chrome OS dalam pengadaan laptop pendidikan tersebut sebenarnya berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp3,9 triliun, namun dirinya justru berujung dituntut hukuman penjara. Sebagai informasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya telah menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara.

Sampaikan terima kasih kepada para tokoh bangsa. Dalam nota pembelaannya, Nadiem turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada sejumlah Presiden dan mantan Presiden RI, mulai dari Megawati Soekarnoputri hingga Presiden Prabowo Subianto.

Selain kepada para tokoh bangsa, ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada keluarga, penasihat hukum, pengemudi ojek online, hingga para guru dan mahasiswa yang terus memberikan dukungan moral kepadanya.

Momen pecah tangis bersama istri. Suasana haru semakin memuncak setelah persidangan resmi ditutup. Nadiem yang tampak emosional langsung menghampiri sang istri yang setianya mendampingi di ruang sidang.

Pertemuan tersebut seketika berubah menjadi momen penuh tangis. Sang istri tak kuasa menahan air mata dan mencium tangan Nadiem dalam waktu yang cukup lama, memperlihatkan ketegaran sekaligus kesedihan yang mendalam di hadapan para pengunjung sidang.

Baca Juga  Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

Melalui pleidoi ini, tim kuasa hukum Nadiem dilaporkan telah menyiapkan dokumen pembelaan yang sangat tebal demi membuktikan bahwa klien mereka tidak bersalah dan berharap bisa mendapatkan putusan bebas murni. (*)

Editor: Enjelina

Share :

Baca Juga

Jakarta

Makan Malam Bersama, Kapolri Beri Motivasi Pasukan Pengamanan DPR/MPR RI

Jakarta

Akhirnya PN Jakarta Barat memutuskan Sandra Dewi,Sebagai Pemilik Sah Kontrakan.

Jakarta

Polri Topping Off SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Awal Era Baru Pendidikan Berkarakter dan Berintegritas

Jakarta

Guru Besar Unpad Tegaskan Polri Tepat Berada di Bawah Presiden: Sebuah Argumentasi Konstitusional

Jakarta

Setelah 10 Hari Nihil Result, Ops Operasi SAR 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Resmi Dihentikan

Banten

Ditutup Bupati Ratu Zakiyah, Pulo Ampel Juara Umum MTQ ke 55 tingkat Kabupaten Serang 2026.

Jakarta

Kabid Kesjas Korbrimob Polri Pimpin Kegiatan Donor Darah Peringati HUT Ke-54 KORPRI Polri Tahun 2025

Jakarta

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK: Simbol Penghormatan dan Fondasi Kebijakan Berbasis Data

Contact Us