GUNUNG SUGIH.Cilegin.Suara Republik News. Kepedulian sosial bukan sekadar seremoni. Sebanyak 399 janda, lansia dan kaum dhuafa mendapat santunan dalam sebuah kegiatan yang mempertemukan kekuatan masyarakat, pengusaha lokal, dan dunia industri.
Kegiatan tersebut lahir dari kesepakatan seluruh anggota panitia yang ingin memastikan keberadaan industri dan pengusaha di tengah masyarakat tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial secara langsung.

Ketua panitia menyampaikan pelaksanaan santunan berawal dari arahan Haji Ismatullah SNM yang mendorong panitia untuk membangun komunikasi dengan berbagai perusahaan dan pelaku usaha agar turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Musyawarah yang menghasilkan ke sepakatan untuk mengadakan santunan bagi janda, lansia dan dhuafa. Kami kemudian mengajak untuk menyentuh pihak industri dan pengusaha agar ikut berpartisipasi. Alhamdulillah, respons yang kami terima sangat baik,” ungkapnya.
Dukungan kemudian mengalir dari berbagai pihak. Sejumlah perusahaan, termasuk Asahimas, PT Dongin Pratama, Chandra Asri dan Indorama, turut memberikan dukungan. Pengusaha lokal juga ikut ambil bagian.
Apresiasi khusus disampaikan panitia kepada Haji Kodir, yang menjadi salah satu donatur dengan kontribusi besar dalam kegiatan tersebut.
Menurut Ketua Panitia, dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial mampu menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara dunia usaha dan masyarakat.
Momentum kegiatan juga bertepatan dengan peringatan ulang tahun Asahimas yang ke 37,dengan Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis sekitar pukul 11.00 WIB dan dihadiri camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan perusahaan serta panitia pelaksana.
Ini bukan hanya tentang bantuan yang diserahkan. Yang paling penting adalah bagaimana industri, pengusaha dan masyarakat dapat berjalan bersama. Ketika semua bersinergi, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.
Sebanyak 399 penerima manfaat menjadi sasaran santunan dalam kegiatan tersebut. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.
Panitia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada tahun ini. Justru, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar antara industri, pengusaha dan masyarakat.
Kami berharap tahun-tahun berikutnya ada peningkatan, baik dari sisi jumlah maupun dukungan. Kami ingin industri lokal dan para pengusaha semakin banyak yang terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini,” katanya.
Ia menambahkan, kepedulian yang diberikan diharapkan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan dunia usaha.
Semoga apa yang kita salurkan menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan bagi lingkungan dan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat yang menerima,” pungkasnya.
Atas dukungan yang diberikan, Ketua Panitia bersama seluruh anggota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan, pengusaha lokal maupun luar daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Holid/yani/Duloh










