Lebak, Suararepubliknews – Gubuk rapuh Amran (65) di Kampung Srilayung, Desa Pondokpanjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, seolah menjadi simbol perjuangan hidup yang tak kenal lelah, Selasa (2/12/2025).
Tiang kayu yang merapuh, dinding bambu yang geribik, dan atap yang ambruk, menjadi saksi bisu kesulitan hidup lansia yang tinggal sendirian ini.
Setiap hari, Amran menggembala kambing milik orang lain dengan sistem bagi hasil, demi mencari nafkah.
Ia tidak memiliki istri dan anak, dan kesehatannya yang menurun membuatnya semakin kesulitan.
“Saya tinggal di rumah ini sendiri, cerai dengan istri sudah lama, tidak punya anak. Saya hanya menggembala kambing punya orang lain,” ujar Amran dengan suara lirih.
Amran berharap uluran tangan dari pemerintah atau dermawan untuk mewujudkan impiannya memiliki rumah layak huni.
“Saya ingin rumah yang layak, karena rumah saya ini sudah rapuh, sebagian sudah ambruk. Saya tidur pun tidak tenang takut rumah roboh,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Sawawi, tetangga Amran, merasa kasihan melihat kondisi hidup Amran.
“Amran tinggal sendirian, makan sehari-hari saja kerepotan. Dia jalan pun dipaksakan karena sakit dan matanya sudah tidak normal,” ungkapnya.
Kisah Amran menjadi pengingat kita akan pentingnya kepedulian sosial dan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. (Iwan H)











