Home / Tak Berkategori

Minggu, 8 Januari 2023 - 17:07 WIB

Apdesi Tuding Penanganan Jalan Nasional Bayah-Cibareno Tidak Maksimial.

Ruas jalan Bayah-Cibareno  berbatasan  dengan Provinsi Jawa Barat, Minggu (8/1/2023).

Lebak, Suararepubliknews. – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lebak, menuding, penanganan ruas jalan Nasional di Kabupaten Lebak, seperti ruas jalan Bayah-Cibareno yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan kurang maksimal, sehingga tak heran baru diperbaiki jalan tersebut kembali rusak sehingga perbaikan yang dilakukan terkesan mubazir

Hal ini diungkapkan oleh ,Sekretaris Jenderal (Sekjen) Apdesi Kabupaten Lebak, Rafik Rahmat Taufik menyikapi kerusakan ruas jalan Bayah – Cibareno yang sudah berlangsung dari tahun ke tahun di sejumlah titik di kawasan Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah.

Kepala Desa Bayah Timur ini meminta kepada Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ([PUPR) untuk memaksimalkan penanganan jalan Nasional yang menjadi gerbang masuk dari Provinsi Jawa Barat ke Provinsi Banten tersebut.

“Saya meminta kepada pihak BPJN Banten, Kementerian PUPR yang menangani jalan nasional ruas Malingping – Bayah – Batas Jabar, agar lebih maksimal lagi dalam melakukan penanganan titik jalan yang rusak dan rawan longsor yang ada di ruas tersebut,” ujar Rafik  Minggu (8/1/2023).

Ia mengungkapkan, ada beberapa titik rawan longsor di ruas jalan Nasional tersebut yang harus butuh penanganan serius. “Jangan sampai anggaran yang digelontorkan miliran rupiah yang disiapkan tiap tahun oleh pemerintah mubazir gara-gara penanganan yang kurang maksimal,” cetusnya.

Rafik juga menyoroti pengerjaan jembatan Cisiih di Kecamatan Panggarangan yang sudah diserahterimakan dari kontraktor ke BPJN Banten, namun hingga kini masih ada pengerjaan yang belum tuntas, seperti tebing jembatan yang belum dicor dan disemen serta ada beberapa titik yang harus diselesaikan.

”Saya dengar upah pekerja lokal yang pengerjaannya disubkontrakan oleh kontraktor ke pemborong lokal hingga kini belum dibayar,” kata Rafik.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Apdesi Kecamatan Cilograng Yayan Hendayana Musalev yang juga menyoroti kerusakan ruas jalan Nasional Bayah-Cilograng di kawasan Desa Pemambulan yang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Warga saya saja sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan di Pamumbulan karena terserempet truk saat melintas di jalan rusak itu, dan ada juga yang terjatuh saat berkendara pada malam hari di titik jalan yang rusak itu,” ungkap Musalev.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BPJN Banten Janto menjelaskan, pihaknya kini tengah melakukan perbaikan ruas jalan Bayah-Cibareno dengan sistem tutup lobang atau patching untuk memberikan kenyamanan kepada pengendara.

”Saat ini sedang dilakukan pengerjaan penutupan lobang jalan di ruas Bayah- Cibareno dan pengerjaan itu akan berjalan terus sampai tuntas,” terang Janto.

(Wan)

Share :

Baca Juga

BEDAH BUKU ARAH PASTORAL UNTUK PENGUNGSI KORBAN PERUBAHAN IKLIM

Maluku

Polda Maluku Gelar Pertemuan dengan BPK RI, Kapolda Ingatkan Personel untuk Konsultasi Tingkatkan Kinerja
Pemdes Sitolubahal Himbau  Masyarakat Jumat Bersih Sesuai Dengan Amanat Camat Lintongnihuta.
Serah terima Kapolres lama AKBP Nur Rahman, S.I.K.,M.M.Dengan Kapolres Baru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H.,S.I.K.,M.M
124 Rumah Terdampak Longsor dan Banjir di Lebak,14 diantaranya Rusak Berat

TNI/Polri

Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Irwasda Polda Maluku Melakukan Audit Tahap II T.A. 2023 Pada SistimPelaksanaan dan Pengendalian di Polres Buru
Polda Maluku Bersama Polresta Ambon Gelar Bakti Kesehatan DI Desa Aboru

Contact Us