Home / Banten

Senin, 15 Desember 2025 - 20:19 WIB

Aksi Damai KOLASE Tuntut Penutupan PT. BBS: Masalah Izin dan Pelanggaran Hukum

Lebak, Suararepubliknews – Koalisi Lebak Selatan (KOLASE) yang terdiri dari LSM, Ormas seperti Grib, PJBN, JBB, BPPKB, TTKKBI, Pendekar Banten, LSM Harimau, LP-KPK, GMBI, dan media, serta mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), menggelar aksi demo pada Senin, 15 Desember 2025.

Massa aksi menuntut penutupan dan pembongkaran batching plant PT. Bintang Beton Selatan (BBS) di Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Lebak, Banten.

 

Aksi ini dipicu oleh dugaan pelanggaran peraturan dan masalah serius lainnya.

Salah satu mantan karyawan PT. BBS yang hadir dalam aksi demo, mengaku tidak dibayar selama tiga bulan.

“Saya tidak dibayar selama tiga bulan, dan saya tahu ada beberapa orang lain yang juga mengalami nasib serupa, yaitu sekitar lima orang,” ujarnya.

Lebih parah lagi, mantan karyawan tersebut mengaku diteror setelah meninggalkan pekerjaannya di PT. BBS.

Makin kompleksnya masalah, selain izin, ternyata juga ada masalah gaji karyawan yang belum dibayar dan teror terhadap mantan karyawan.

Aksi demo yang hampir memanas akhirnya mereda setelah perwakilan KOLASE dan IMC diterima oleh Humas PT. BBS.

Dalam mediasi tersebut, perwakilan aksi menanyakan tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan ijin retail PT. BBS.

Perwakilan Humas PT. BBS, Jamal, mengakui bahwa perusahaan tidak memiliki PBG dan ijin retail, dan sedang dalam proses.

“Kita akui tidak ada dan sedang dalam proses. Kita pun akan menerima jika tempat ini ditutup oleh Satpol PP, kita sudah terima surat teguran kedua, tapi kita tidak menerima jika ditutup oleh massa aksi,” ujarnya.

Tuntutan KOLASE:

Penutupan dan pembongkaran batching plant PT. BBS karena melabrak aturan Perda Kabupaten Lebak nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, Kepmen ATR/BPN Nomor 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 dan UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Baca Juga  *Bupati Lebak dan Gubernur Banten Bersua dengan Masyarakat Kampung Sigobang*

Bupati Lebak agar mencopot Kasatpol PP Kabupaten Lebak

Proyek pemerintah tidak menggunakan batching plant PT. BBS

Kapolsek Panggarangan, Iptu Acep Komarudin S.H., mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada massa aksi yang tetap menjaga kondusifitas sehingga aksi berjalan aman dan damai.

Dengan demikian, aksi demo ini diharapkan dapat mendorong pihak berwenang untuk segera menyelesaikan masalah ini. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Truk Tronton Hantam Truk Pasir di Lebak, Satu Sopir Tewas Ditempat

Banten

AMDAL PT Nippon Sekubay Indonesia Dipertanyakan, Warga Gunung Sugih Tempuh Jalur Formal

Banten

TB Haerul Jaman Dorong Perlindungan Pekerja hingga Pelosok Desa melalui BPJS Ketenagakerjaan

Banten

PT Tri Excella Harmony Tidak Bertanggung Jawab Kepada Pekerja yang Mengalami Cacat Permanen.

Banten

Daun Saga: Tanaman Herbal dengan Beragam Manfaat untuk Kesehatan

Banten

Tujuh Tahun Mengabdi, FWJ Indonesia Lanjutkan Langkah dengan Pengurus Baru

Banten

Proyek PISEW di Desa Sangiang Lebak: Pertanyaan tentang Transparansi dan Akuntabilitas

Banten

 Grand Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cikeusik: Langkah Awal Menuju Masyarakat Sehat

Contact Us