Home / Tak Berkategori

Kamis, 13 Juni 2024 - 05:15 WIB

Blinken Ungkap Perubahan yang Diusulkan Hamas Terhadap Rencana Gencatan Senjata di Gaza

Momen-momen optimisme sebelumnya telah berulang kali pupus oleh perbedaan-perbedaan di antara kedua belah pihak.

Beirut, Suararepubliknews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan pada hari Rabu (12/06), bahwa para mediator akan terus berusaha untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang sulit didapat setelah Hamas mengajukan sejumlah perubahan pada rencana yang didukung oleh Amerika Serikat, yang beberapa di antaranya menurutnya “dapat dilaksanakan” dan beberapa lainnya tidak.

Tarik ulur ini menimbulkan rasa frustrasi atas sulitnya mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri delapan bulan perang yang telah menghancurkan Gaza, menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan meninggalkan puluhan sandera Israel yang masih mendekam dalam tawanan militan.

Proposal gencatan senjata mendapat dukungan global, namun belum sepenuhnya disambut baik oleh Israel maupun Hamas. Blinken tidak menjelaskan perubahan apa yang diinginkan Hamas, namun ia mengatakan bahwa para mediator Qatar, Mesir dan AS akan terus berusaha untuk ” menuntaskan kesepakatan ini.” Dia membebankan tanggung jawab kepada Hamas, menudingnya telah mengubah tuntutannya.

“Hamas telah meminta sejumlah perubahan pada proposal yang ada di atas meja. … Beberapa perubahan bisa diterapkan. Beberapa tidak,” kata Blinken kepada para wartawan di Qatar “Saya yakin perbedaan itu bisa dijembatani, namun bukan berarti akan terjembatani karena pada akhirnya Hamas yang harus memutuskan.”

Dikutip dari media Apnews, Komentar Blinken dilontarkan ketika Hizbullah dari Libanon menembakkan sejumlah besar roket ke Israel utara untuk membalas tewasnya seorang komandan mereka, yang semakin meningkatkan ketegangan regional.

Hizbullah, sekutu Hamas yang didukung Iran, telah melakukan kontak senjata dengan Israel hampir setiap hari sejak perang Israel-Hamas yang telah berlangsung selama 8 bulan dan mengatakan bahwa perang tersebut hanya akan berhenti jika ada gencatan senjata di Gaza. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya konflik regional yang lebih dahsyat.

Sirene serangan udara berbunyi di seluruh Israel utara, dan militer mengatakan bahwa sekitar 160 proyektil ditembakkan dari Lebanon selatan, menjadikannya salah satu serangan terbesar sejak pertempuran dimulai. Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa karena beberapa serangan berhasil dicegat, sementara yang lainnya memicu kebakaran semak belukar. (Stg)

Share :

Baca Juga

Hukum

Kejari Jakbar Sita Uang Rp 5,19 Miliar Terkait Kasus Korupsi Pembebasan Lahan
Kapolda Maluku Dukung KKN Kebangsaan XII: Pesan Integritas dan Nasionalisme
Dandim 1506 Namlea Beserta Pemda Kabupaten Buru Mengikuti Pelaksanan Apel Suakarsa di Lapangan Polres Pulau Buru
Pasca Banjir Menerpa Kecamatan Bayah Cilograng,Cibeber,Panggarangan.
Polres Dan Pemkab Humbahas Gelar Apel Pasukan dan Peralatan Tanggap bencana Di Kabupaten Humbahas
Edison Sarumaha, S.Pd
PT PARDIC JAYA CHEMICALS ,Diduga Membuang Limbah Mengandung B3,Ijinnya Patut Dipertanyakan.

Jawa Barat

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu, Satu Pelaku Diamankan

Contact Us