Home / Tak Berkategori

Senin, 8 April 2024 - 10:12 WIB

BUNDA MIRNA YANG TIDAK PERNA KAPOK MENJADI DONATUR TAMBANG ILEGAL KINI DI LAPORKAN KE POLRES BURU

Karen tidak terima Sasi adat yang dipasang pemilik lahan di buka oleh penambang di lokasi ketel kayuputih berujung Bunda Mirna dan Muit Wael di laporkan oleh Kuasa Hukum Ibrahim Wael Laeko Lapandewa ke Polres Namlea Kabupaten Buru.pada 8-maret(2024)

Kabupaten buru(Namlea)SuaraRepublikNews.com.-Karen tidak terima Sasi adat yang dipasang pemilik lahan di buka oleh penambang di lokasi ketel kayuputih berujung Bunda Mirna dan Muit Wael di laporkan oleh Kuasa Hukum Ibrahim Wael Laeko Lapandewa ke Polres Namlea Kabupaten Buru.pada 8-maret(2024)

Terlapor dilaporkan dengan kasus Penyerobotan dan tindakan pencabutan Sasi di lahan Keyuputi Ranakatin lahin yang di sebut penamabang Kolam Janda,Rawa Bebe dengan Gunung Kapur.

Bunda Mirna dengan Muit wael adalah pemain tanbang ilehal gunung botak yang perna di jalankan Hukuman penjara karna terbukti makukan pekerjaan tanbang ilegal.kemudian

Setelah Bunda Mirna di bebaskan dari hukuman penjara beliau kembali ekxsis dalam melakukan kegiatan yang sama sehinga,Mirna pernah dilaporkan ke subdit tipidter-lV Polda Maluku.

Kemudian saat bebas,Mirna,kembali melakukan kegiatan yang sama,kemudian di tangkap pada pada th 2013.oleh Kapolres buru(Nurrhaman) dengan barang bukti berupa emas,namun Mirna lolos,karena suaminya berani pasang dada untuk menyelematkan istri tercinta,sehingga suaminya harus ditahan di polres buru untuk menjalin hukuman kalah itu.

Masuk pada th 2024 Tak merasa kapok kini Mirna kembali berulah di tambang emas ilegal yang sama dengan cara mendanai kegiatan perusakan lingkungan dengan cara menggunakan mesin dofeng dan juga bahan B3 seperti CN(sianida carbon dan Kostic di lahan ketel kayuputih milik saudara Ibrahim Wael.

Selanjutnya Muit Wael juga Perna di jalankan hukuman karna melakukan aktifitas tanbang ilegal gunung botak.setelah bebas dari hukuman penjara di duga penangkapan obat kimia berupa sianida akan di bawa ke tambang emas dari desa waeperang dengan tujuan tanbang gunung botak milik Muid Wael.

Kemudian baru berselang beberapa bulan Muit Wael dan Mirna kembali beraktifitas di dusun ketel kayu puti ranakatin lahin, sehingga dilaporkan oleh Kuasa Hukum Ibrahin Wael Laeko Lapandewa ke Polres Buru dan sekarang telah di pangil dan di periksa satu persatu hari,mulai dipanggil pada saptu kemarin.

Ibrahim Wael sangat mengharapakan agar tindak kejahatan yang di lakukan akan di hukum  kena sangsi kerusakan dan pencabutan sasi larangan mereka berani untuk melepaskan-nya menurut-nya karna hukum sasi itu wibawa dan harga diri Masyarakat Maluku yang harus di tegakkan.(red)

 

Editor : Enjelina

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

RSUD Kabupaten Tangerang Diduga Tabrak Aturan: Tarik Biaya Visum, Kini Bungkam dan Lempar Tanggung Jawab Birokrasi

Tangerang Raya

Ada Apa Dengan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum
Soal Asas Dominus Litis Yang Tengah Jadi Perdebatan, Ini Kata Nazaruddin Umar, Dosen Tata Negara IAIN Ambon

Tangerang Raya

CV Smart Metalindo di Tangerang Diduga Beroperasi Tanpa Izin dan Izin Lingkungan Hidup yang Sah
“Indonesia Raya Dan Pembangunan Daerah Berbasis Penguatan Kelembagaan Strategis, Kualitas Kepemimpinan Dan Komunitas”
Kapolres Buru Pimpin Apel Pergeseran Personel untuk Amankan Pilkada Serentak 2024

Banten

Polres Lebak Laksanakan Operasi Zebra Maung 2025, Fokus Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Kapolda Berikan Pembekalan Apel Dansat Kodam XV Pattimura

Contact Us