Home / Tak Berkategori

Senin, 1 Juli 2024 - 12:16 WIB

Geopark Bayah Dome, Peluang Besar Potensi Wisata Kabupaten Lebak

Geopark Bayah Dome bertujuan untuk pembangunan kawasan berkelanjutan melalui tiga pilar utama: Perlindungan, Pendidikan, dan Penelitian, serta pembangunan ekonomi masyarakat

Geopark Bayah Dome bertujuan untuk pembangunan kawasan berkelanjutan melalui tiga pilar utama: Perlindungan, Pendidikan, dan Penelitian, serta pembangunan ekonomi masyarakat

Lebak, suararepubliknews.com – Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, memiliki potensi pariwisata yang besar dengan bentang alam yang bervariasi dari pegunungan hingga pantai. Salah satu upaya terbaru untuk mengoptimalkan potensi ini adalah pengembangan Geopark Bayah Dome, yang sedang diusulkan menjadi Geopark Nasional. Geopark ini mencakup 15 kecamatan, 179 desa, dan 5 kelurahan dengan luas 201.537 hektar.

Tujuan Pengembangan Geopark

Geopark Bayah Dome bertujuan untuk pembangunan kawasan berkelanjutan melalui tiga pilar utama: Perlindungan, Pendidikan, dan Penelitian, serta pembangunan ekonomi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Potensi Wisata Alam dan Budaya

Kabupaten Lebak menawarkan berbagai destinasi wisata menarik, seperti Pantai Sawarna, Curug Munding, Curug Ciporolak, dan Gunung Luhur yang terkenal dengan fenomena “Negeri di Atas Awan”. Selain itu, terdapat situs-situs sejarah dan budaya seperti Situs Purbakala Kosala di Kecamatan Lebak Gedong dan Situs Purbakala Lebak Cibedug di Kecamatan Cibeber. Budaya suku Baduy yang masih memegang teguh adat istiadat mereka juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Geopark Bayah Dome, Taman “Syurga” di Bumi Banten Kidul

Strategi Pengembangan

Pemerintah Kabupaten Lebak aktif dalam meningkatkan infrastruktur pendukung pariwisata dan melakukan promosi destinasi wisata melalui media sosial, website resmi pariwisata, dan partisipasi dalam pameran pariwisata nasional. Selain wisata alam dan budaya, Kabupaten Lebak juga mengembangkan wisata minat khusus seperti wisata petualangan, religi, dan edukasi. Event tahunan seperti festival budaya seba Baduy dan seren tahun masyarakat kaolotan juga turut mendukung pengembangan pariwisata.

Masterplan Pengembangan 2020-2030

Pengembangan Geopark Bayah Dome diperkirakan akan berkontribusi dalam mencapai SDG’s dengan memfasilitasi geowisata berkelanjutan. Masterplan pengembangan Geopark Bayah Dome 2020-2030 mencakup program peningkatan konservasi keragaman geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya dengan visi menjadikan Geopark Bayah Dome sebagai destinasi wisata inklusif yang mendunia.  (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Polres Humbahas dan Jajaran Polsek Laksanakan Jum’at Curhat Guna Dengarkan langsung Keluhan Warga
Prajurit Korem 071/Wijayakusuma Sambut Calon Danrem Baru.
Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat Melalui CLBK, Polresta Cirebon Sita Puluhan Botol Miras
Indonesia Memperkuat Dukungan bagi Palestina dalam Pertemuan PBB
Gubernur Maluku Kungker ke Pulau Buru dan di Beberapa Kecamatan

Maluku

Polda Maluku Mengamankan Bentrokan, Situasi Kondusif, Masyarakat Dihimbau Untuk Tidak Melakukan Kekerasan
Antusiasme Warga Kp.Kadu Ceulian Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H.

Banten

Ditpolair Korpolairud Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Tersangka Diamankan

Contact Us