Home / Tak Berkategori

Selasa, 21 Januari 2025 - 17:59 WIB

Irwasum Apresiasi Inovasi Jajaran Ciptakan Benih Jagung Bhayangkara

JAKARTA, Suarareubliknews — Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo mengapresiasi inovasi jajaran Polres Blitar yang menggerakan budidaya benih jagung super yang dinamakan Benih Hibrida Jenis TKS 234 dengan Merk Bhayangkara.

“Terimakasih kepada para masyarakat tani, Gapoktan, Polres Blitar Polda Jatim, Primkopol Resor Blitar dan CV Lang Buana yang sudah bersinergi dan turut serta dalam berinovasi dalam mendukung Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Benih Jagung yang berkualitas tinggi,” kata Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/1).

Komjen Dedi yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Pangan Polri ini berharap benih jagung bhayangkara dapat membantu meningkatkan produksi jagung dalam negeri sekaligus langkah nyata dukungan Polri mendukung ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Diharapkan benih jagung tersebut bisa bermanfaat dan sukses dalam mendukung ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” tekan Dedi.

Benih Jagung Bhayangkara memiliki beberapa keunggulan, di antaranya memiliki ketahanan akar dan kerebahan batangnya dan toleran terhadap penyakit. Dan bobot per 1000 bijinya berkisar 367,89 gram.

Dengan kadar protein 9,10 persen dan kandungan karbohidrat 85,43 persen. Jumlah produksinya juga cukup tinggi berkisar 12,72 ton per hektare dengan hasil panen sebanyak 10,44 ton per hektare.

Dedi menjelaskan, benih bhayangkara ketika mulai ditanam pada 28 Agustus 2024 di lahan seluas 0,686 hektare milik Polres Blitar yang berlokasi persis di samping Mako Polres Blitar. Dan dipanen pada 18 Desember 2024 lalu mampu menghasilkan 2.115 kilogram secara gelondongan.

Dengan hasil pipil basar seberat 1.820 kilogram, kemudian setelah disortir kering dan siap jadi benih menghasillan 1.456 kilogram.

Dengan benih yg dihasilkan seberat kurang lebih 1,5 Ton tersebut saja dapat memenuhi kebutuhan benih untuk 100 Hektar lahan jagung. Apalagi apabila lahan di wilayah Kabupaten Blitar yang digunakan untuk budidaya benih lebih luas dan lebih banyak, tentunya semakin banyak pula benih jagung yang dapat dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan cocok tanam jagung secara nasional.

Komjen Dedi mengatakan, Polri juga telah melakukan gerakan tanam jagung serentak di seluruh Indonesia dengan target 1,7 juta hektare lahan dijadikan tanaman jagung.

Sejak launching Gugus Tugas Polri, sampai saat ini, Polri telah menanam jagung seluas 3.727 hektar, dan ditargetkan pada kuartal 1 tahun 2025 mencapai 300 ribu hektar.

Dalam pelaksanaannya, Dedi menyampaikan bahwa jajarannya mengoptimalkan teknologi dalam melakukan monitoring dan evaluasi dengan menggunakan aplikasi gugus tugas Polri mendukung ketahanan pangan dan menganalisa pelaksanaan menggunakan aplikasi berbasis AI.

“Kami beserta jajaran wilayah bekerja extra keras, untuk terus mendukung pemerintah dengan menggerakan seluruh elemen masyarakat demi mencapai target 1 juta hektar lahan jagung atau produksi 4 juta ton jagung di tahun 2025,” ujar Dedi.

“Hari ini Kapolri bersama Menteri Pertanian melaksanakan kegiatan tanam jagung serentak 1 juta hektare, yang di pusatkan di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang,” demikian Komjen Dedi.

Pewarta: Dhet

Share :

Baca Juga

Franky Syarel Manuputty
Beredar Isu Penculikan Anak di Lebak, Polres Lebak Sebar Hotline Yang Bisa Dihubungi Masyarakat
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cimahi Berserta Para Kader Ikut Apel Siaga, 3000 Orang Di GBK Jakarta

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Jum’at Curhat di Desa Cipeujeuh Kulon
Pemerintah Kota Cimahi Sosialisasikan Program Suami Peduli Keluarga
Terima Kunjungan Kepala BPKP Maluku, Kapolda: Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi Kunci Utama Kerjasama
Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri
Empat Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan CCTV Program Bandung Smart City Ditahan KPK

Contact Us