Home / Tak Berkategori

Rabu, 2 Oktober 2024 - 04:15 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Kopi? Simak Manfaatnya dan Dampak Kortisol di Pagi Hari

Waktu paling ideal untuk meminum kopi adalah ketika produksi hormon kortisol mulai menurun, yakni pada jam 9.30 hingga 11.30 pagi

Waktu paling ideal untuk meminum kopi adalah ketika produksi hormon kortisol mulai menurun, yakni pada jam 9.30 hingga 11.30 pagi

Minum Kopi Terlalu Pagi Bisa Kurangi Khasiat, Ini Penjelasannya

Bandung, suararepubliknews.com – Bagi kebanyakan orang, minum kopi di pagi hari merupakan kebiasaan untuk meningkatkan stamina dan menghilangkan rasa kantuk sebelum memulai aktivitas. Namun, tahukah Anda bahwa minum kopi terlalu pagi bisa membuat khasiatnya berkurang?

Hal ini disebabkan oleh hormon kortisol—hormon stres yang bertanggung jawab meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi—yang berada di puncaknya pada pagi hari. Kortisol memuncak sekitar pukul 8–9 pagi, sehingga jika Anda minum kopi saat itu, efek kafein dalam kopi akan berkurang, dan tubuh tidak mendapatkan manfaat maksimal.

Bagaimana Kopi Bekerja untuk Mencegah Kantuk?

Kafein dalam kopi bekerja dengan mengikat reseptor adenosin, yaitu zat kimia dalam otak yang menyebabkan rasa kantuk. Adenosin terus diproduksi sepanjang hari dan jumlahnya meningkat ketika tubuh lelah. Ketika kafein memblokir reseptor adenosin, tubuh tetap terjaga dan berenergi.

Namun, karena hormon kortisol juga memiliki efek yang sama, minum kopi saat kadar kortisol berada di puncak tidak memberikan manfaat tambahan. Kortisol sudah membuat tubuh waspada secara alami, sehingga efek kafein menjadi tumpang tindih.

Waktu Terbaik untuk Minum Kopi: Coffee Break antara 9.30–11.30

Waktu paling ideal untuk meminum kopi adalah ketika produksi hormon kortisol mulai menurun, yakni pada jam 9.30 hingga 11.30 pagi. Pada waktu ini, tubuh membutuhkan dorongan kafein untuk menjaga stamina dan konsentrasi sepanjang hari.

Menurut studi dari International Journal of Environmental Research and Public Health, kadar kortisol mulai menurun setelah 30-45 menit setelah Anda bangun tidur. Jika Anda bangun sekitar pukul 6.30, maka puncak kortisol terjadi sekitar pukul 7.00–7.15 pagi, dan akan menurun beberapa jam kemudian.

Bahaya Minum Kopi di Saat Kortisol Tinggi: Gangguan Kekebalan Tubuh hingga Masalah Emosional

Jika Anda terus minum kopi ketika kadar kortisol berada di puncaknya, hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon tersebut dalam jangka panjang. Peningkatan kadar kortisol yang berkelanjutan bisa berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh, menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, hingga perubahan pada libido dan siklus menstruasi.

Meski efek ini tidak akan terjadi secara langsung, penting untuk memperhatikan waktu konsumsi kopi agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Sumber: https://www.hormone.org/your-health-and-hormones/glands-and-hormones-a-to-z/hormones/cortisol, https://www.healthdirect.gov.au/the-role-of-cortisol-in-the-body,https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/food-features/coffee/
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Jaga Stamina Personil, Bag SDM Polres Lebak Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela diri Polri Periodik Semester I
Prediksi Liga Italia: Fiorentina vs Napoli

Maluku

Polairud Polda Maluku Gelar Klinik Terapung Periksa Kesehatan Masyarakat
Anggota DPRD Lebak Fraksi PDIP  Dampingi Warga Laporkan Oknum Ketua Panwascam Cijaku ke Bawaslu Lebak
Bahas Kerja Sama Bilateral, Kepala Bakamla RI Terima Kunjungan U.S. Naval Attache  
Ribuan Personel Gabungan Sholawat Bersama Sebelum Amankan Harlah 1 Abad NU
Bupati Humbang Hasundutan Raih Insentif Stunting Terbaik se-Sumatera Utara: Komitmen Pengentasan Stunting Ditingkatkan di Rakornas
Mengatasi Asam Lambung Naik: Cara Alami dan Medis

Contact Us