Home / Daerah

Rabu, 3 Desember 2025 - 05:56 WIB

Kapolda Aceh “Menerobos” Lumpur dan Banjir  tiba di Tamiang, pastikan penanganan banjir berjalan cepat dan terkoordinasi.

Kuala Simpang, SRN  — Ketika banjir bandang dan luapan sungai menenggelamkan hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya strategis, tetapi juga sangat humanis. Didampingi Pejabat Utama Polda Aceh, beliau menempuh perjalanan darat selama lima hari penuh, melewati jalur yang terputus, terendam air, tertutup lumpur pekat, serta di sejumlah titik harus menyeberang dengan perahu karena jalan raya berubah total menjadi sungai berarus deras.

Sebuah perjalanan ekstrem yang secara teknis hampir mustahil ditempuh, tetapi dilaksanakan demi satu tujuan utama: menjamin penanganan bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan menyentuh seluruh warga terdampak, sekaligus memastikan kondisi personel, markas komando, serta layanan Kepolisian di tengah bencana.

Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan misi kemanusiaan berisiko tinggi. Di sejumlah lokasi, rombongan harus memasuki jalur yang telah berubah menjadi sungai lumpur dengan ancaman longsor dan arus deras yang setiap saat dapat mengancam nyawa.

“Saya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita   yang sedang berjuang menghadapi musibah ini. Dan mengecek langsung kondisi Mako serta memastikan Kesiapan Personil  dalam  penanganan dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Irjen Marzuki penuh ketegasan dan empati.

Setibanya di lokasi, Kapolda langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh jajaran. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Pendataan korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan logistik mendesak juga diperintahkan untuk dipercepat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan birokratis maupun kendala lapangan.

“Banjir ini bukan hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga mengguncang solidaritas kemanusiaan kita. Setiap warga harus mendapatkan perlindungan. Setiap keluarga harus tersentuh bantuan. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan,” ujarnya, didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

Baca Juga  Sinergitas TNI Polri dan Masyarakat Bangun Jembatan Darurat di Aceh Singkil

Dari hasil peninjauan langsung, Kapolda menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Sebanyak 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres ikut terdampak.

Melihat skala bencana yang bersifat ekstrem dan meluas, Kapolda Aceh segera mengajukan bantuan tambahan kepada Mabes Polri, termasuk pengerahan pasukan recovery serta permintaan helikopter angkut untuk mempercepat distribusi logistik—terutama makanan dan obat-obatan—ke kawasan-kawasan yang terisolir dan tidak dapat ditembus jalur darat.

“Seluruh aktivitas ekonomi berhenti. Tidak ada pedagang, tidak ada pelayanan kebutuhan dasar, dan banyak wilayah benar-benar terputus. Kita membutuhkan dukungan pusat agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secepat mungkin. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri akan berdiri di garda terdepan, bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan TNI, untuk memastikan Aceh Tamiang segera bangkit dari bencana besar ini.( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Daerah

Harapan Baru di Tengah Lumpur: Rumah Yatim Kirim 6 Truk Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Daerah

Ketua SEKBER dan Ketua IWOI Simeulue Ingatkan Bupati: Hentikan Diskriminasi Pers, Evaluasi Pejabat Pengkotak-kotak Media

Daerah

Sahli Bidang Air Power Koopsud II Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Pepabri Makassar

Daerah

Kapolda Aceh Beri Penghargaan kepada Danyon Taruna Akpol dan Taruna Akpol atas Dedikasi Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Daerah

Polri Kembali Saluran 2,1 Ton Bantuan Logistik Ke Aceh Tengah

Daerah

Unras Anarkis 30 Agustus Polda Bali Tetapkan 14 Orang Tersangka

Daerah

Korem 071/Wijayakusuma Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Daerah

Kontak Tembak Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dengan Kelompok KKB Egianus Kogoya di Wamena, Satu Anggota KKB Tewas

Contact Us