Istanbul, suararepubliknews.com – Kaza Kajami-Keane, seorang atlet bola basket asal Kanada, secara tegas menyatakan dukungannya untuk Palestina di tengah meningkatnya agresi Israel di Gaza. Kajami-Keane, yang saat ini bermain untuk NINERS Chemnitz di Jerman, berbicara kepada media setelah timnya memenangkan Piala FIBA Eropa 2024 di Istanbul pada Rabu (26/06). “Sejujurnya, kita perlu bersatu sebagai satu kesatuan dan tentunya melawan situasi di mana masyarakat Gaza semakin tertindas. Ini adalah peluang besar bagi kita sebagai satu kesatuan, sebagai komunitas, untuk bersatu dan membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Pernyataan Setelah Kemenangan Bersejarah
Point guard berusia 30 tahun ini, yang lahir di Ontario, Kanada, dan merupakan seorang atlet Muslim, menyoroti pentingnya solidaritas internasional dalam menghadapi penindasan. “Menurut saya, kita sudah melihat dengan jelas apa yang terjadi di dunia,” ujarnya. Kajami-Keane menambahkan bahwa kemenangan timnya di Eropa merupakan hasil kerja keras sepanjang tahun dan dedikasi meskipun dirinya pernah mengalami cedera.
Kemenangan di Piala FIBA Eropa 2024
NINERS Chemnitz, klub Jerman yang dipimpin oleh Kajami-Keane, berhasil meraih gelar Eropa perdananya meskipun kalah pada leg kedua final Piala Eropa FIBA dari Bahcesehir College di Turki dengan skor 105-95 dalam babak perpanjangan. NINERS Chemnitz memenangkan agregat 180-179 dan menjadi juara musim ini. Kajami-Keane dinobatkan sebagai MVP (Pemain Terbaik) pada final setelah mencetak 29 poin, sebuah penampilan heroik yang mencetak rekor Final Piala Eropa.
Konflik Gaza dan Dampaknya
Dilansir dari media Anadolu, Israel melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza sejak serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan hampir 1.200 orang. Lebih dari 34.200 warga Palestina terbunuh dan 77.200 lainnya terluka di tengah pengepungan ketat yang diberlakukan oleh Israel, yang menyebabkan seluruh penduduk, terutama penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan. PBB melaporkan bahwa lebih dari enam bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur, mendorong 85 persen penduduk daerah kantong tersebut mengungsi di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.
Pernyataan Kajami-Keane menambah suara internasional yang menyerukan perhatian dan aksi terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Dukungan dari atlet terkenal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan solidaritas global dalam menghadapi konflik dan penindasan yang berlanjut di kawasan tersebut. (Stg)
Kajami-Keane’s stance underscores the power of sports figures in influencing public opinion and advocating for human rights, emphasizing the need for a united global response to humanitarian crises.











