Home / Daerah

Sabtu, 15 November 2025 - 10:47 WIB

Kebumen Disorot Soal Pengelola Dapur MBG, Diduga Oknum ‘Makan Riba’ Sunat Jatah Siswa

KEBUMEN, SRN  – Jawa Tengah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kebumen yang seharusnya menjadi benteng pemenuhan nutrisi bagi anak didik, kini diterpa tudingan skandal memalukan. Garuda Perak Kebumen melempar kecaman keras, menuding para pemilik dan pengelola Dapur MBG melakukan praktik ‘memakan riba’ alias tindakan curang dengan secara sengaja mengurangi takaran dan menyunat jatah makanan yang menjadi hak penuh siswa.

Ketua Garuda Perak Kebumen, Sujud Sugiarto, tidak ragu menggunakan diksi yang menghantam. Ia menyamakan tindakan pengurangan jatah makanan anak dengan dosa besar penipuan.

“Siapapun yang berbisnis tapi suka mengurangi takaran atau timbangan, sama saja memakan riba. Ini berlaku bagi pemilik atau pengelola Dapur MBG yang ‘hobi’ mengurangi jatah siswa penerima MBG,” tegas Sujud Sugiarto dalam pernyataan persnya.

Ia menyoroti bahwa tindakan ini adalah kejahatan moral dan material, karena merampas hak nutrisi anak-anak sekolah yang seharusnya menjadi prioritas tumbuh kembang.

Dugaan kecurangan ini bukan isapan jempol. Garuda Perak membeberkan bukti berupa foto-foto jatah makanan yang disajikan kepada siswa, yang secara visual menunjukkan ketidaksesuaian parah dengan standar anggaran yang ditetapkan.

Menu MBG seharusnya dianggarkan Rp 10.000 per anak dan wajib menyajikan dua jenis lauk pendamping yang memadai. Namun, foto yang beredar menampilkan porsi yang jauh dari standar layak:

Nasi dengan porsi standar.

Sayuran/Asinan yang disajikan dalam porsi sangat kecil.

Hanya satu jenis lauk utama (misalnya, satu potong tahu tempe ukuran minimalis).

Lauk tambahan yang disajikan sangat minim dan dipertanyakan nilainya (seperti hitungan jari butir telur puyuh atau bakso kecil).

Pernyataan paling menghujam disampaikan Sujud Sugiarto saat mengecam mentalitas para oknum yang terlibat. Ia menyayangkan orang yang sudah berstatus ekonomi mapan (“wong sugih-sugih”) masih tega merampas hak anak.

Baca Juga  Bakamla RI Tangkap Terduga Perompak Batu Bara

“Oknum sudah kaya raya, tapi hobinya nyopet, ngutil, nguntet jatah siswa penerima MBG. Ini adalah perilaku kriminal ringan yang menghancurkan moral dan masa depan anak-anak. Kami menuntut keadilan! Di mana hati nurani para pengusaha katering ini?” kecamnya.

Garuda Perak Kebumen mendesak agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kebumen dan aparat penegak hukum segera bertindak. Mereka menuntut audit Mendalam dan Forensik. Investigasi menyeluruh terhadap semua Dapur MBG di Kebumen, membandingkan anggaran, bahan baku, dan hasil hidangan yang disajikan.

Transparansi Anggaran: Pembukaan detail penggunaan anggaran MBG kepada publik. Tindak Tegas Sesuai Hukum: Oknum mana pun yang terbukti menyunat anggaran atau mengurangi takaran wajib diproses hukum, tidak hanya dicabut izin usahanya.

“Kami meminta Pemda tidak menutup mata. Jangan korbankan gizi dan masa depan anak hanya demi keuntungan pribadi yang haram! Penegakan hukum harus diutamakan!” pungkas Sujud Sugiarto, [15/11/2025].

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dapur MBG yang dituding dan Pemerintah Daerah Kebumen terkait dugaan skandal ini belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan keras yang dilayangkan oleh Garuda Perak Kebumen. Redaksi akan terus mengupayakan konfirmasi untuk memenuhi asas keberimbangan berita. [Tim-Prima]

Share :

Baca Juga

Daerah

Posyandu Balita dan Lansia, Satgas TMMD Bantu dan Dampingi Petugas Kesehatan

Daerah

Satgas Operasi Damai Cartenz Sambangi Mama-mama di Distrik Kulirik, Puncak Jaya

Daerah

Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2025 Serahkan Tersangka Aske Mabel dan Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Wamena

Daerah

Kapolda NTT Kerahkan Personel Tambahan dan Anjing Pelacak untuk Bantu Pencarian Korban Bencana di Mauponggo

Daerah

Kejanggalan Anggaran di Balik Proyek Penanganan Longsor

Daerah

Kapolri Tinjau Pembersihan SD dan Masjid Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Daerah

Korem 071 Wijayakusuma Teguhkan Semangat Bela Negara untuk Indonesia Maju

Daerah

Dari Indonesia Merdeka Baru Kali Ini Kepala Daerah Wakil Bupati Datang Ke Desa Tapian Nauli Saurmanggita Kampung Grillia Marganti Sitompul

Contact Us