Home / Tak Berkategori

Senin, 24 Juli 2023 - 18:02 WIB

Masyarakat Adat Merasa Pranata Adat Petuanan Kayeli Diabaikan Pemerintah Daerah dan PT. Ormat

Para Tokoh-tokoh Adat Melakukan pemalangan Jalan dan memProtes kegiatan PT.ORMAT, 24/7/2023.

Namlea.P.Buru.SuaraRepublikNews.com.-KAKCODIN (ALI WAEL) Sesal dengn kegiatan PT. ORMAT ,yang melakukan kegiatan Lakukan ,kegiatan itu diduga dilakukan secara diam-diam tanpa melakukan tahapan-tahapan Adat yang berlaku di Petuanan Kayely,maka Kakcodin (Ali wael)dengan para Tokoh-tokoh Adat Melakukan pemalangan Jalan dan memProtes kegiatan PT.ORMAT, 24/7/2023.

Selanjutnya Penjaga Pusaka Marga Bihuku/Hukunala dengan Tokoh Adat Noropito dan Noro Pa,sangat menyesal dengan  tindakan PT.Prmat maupun Keterangan Pemerintah Daera di beberapa Media bahwa sangat menjunjung tinggi Adat dan kegiatan PT.Ormat atas dukungan Masyarakat Adat tapi nyatanya hanya kebohongan yang masyarakat adat,

Hal itu membuat Penjaga Pusaka Bihuku/Hukunala kep Tianelen telah melaporkan semua kejadian itu kepada Raja Kayely (Abdula Wael) dan setelah kami menghubungi Raja Kayely (Abdula Wael( ternyata Raja Kayeli dan Ia menyampaika akan tetap berkomitmen bahwa hak Masyarakat Adat dan Aturan Hukum Adat Saya sebagai Raja Petuanam Kayeli tetap saya amankan dan memperjuankan agar hak Masyarakat Adat dengan Wibawa Hukum Adat saya  utamakan.

Kemudian Saya sebagai Raja Petuanan belum perna lakukan pelepasan atau memberikan ijin apapun kepada PT.Ormat.yang saat ini sedang melakukan kegiatan.”Ujarnya

Menurutnya Pemerintah Daera terlalu nampak tidak memihak kepada Adat Kami tetapi perlu tau Sidang Ailo th 1960 di Jenewa Negara Dunia mengakui Hak Masyaralat Adat dan menghargai Hukum Adat,termasuk Hukum Adat yang ada di Pulau Buru. Keras Raja Kaiely itu

Kemudian Raja Abdula Wael pertanyakan tenaga listrik Panas Bumi dengan Tanbang Emas mana yang dapat menguntunkan Masyarakat Pulau Buru, sedankan kita mendapat perhatian Pemerintah Pusat dengan Tenag Listrik Uwap dan Tenaga Listrik PLTA yang sementara di bangun.

Tiang PLN tenaga uap Negara berikan ganti Untung dengan Nilai Ratusan Juta rupiah,padahal pemakayan lahan sangat terbatas kurang lebih 30×30 cm persegi.Tutupnya

(Tim jurnal.)

Share :

Baca Juga

Brigjen Pol Bariza Sulfi Resmi Tutup Sidang Kelulusan Akhir Pendidikan Alih Golongan Polda Jabar 2024

Tangerang Raya

Pemdes Sukaharja Bagikan Bingkisan Idul Fitri 1447 Kepada Lembaga Desa,/Anak Yatim,Wujud Syukur Apresiasi dan Kebersamaan.
Struktur Kuno Misterius Ditemukan Selama Pembangunan Bandara di Yunani
Berbagi Kasih di HUT ke-79 Komlekad: Pushubad dan Persit Kartika Chandra Kirana Sambangi Panti Werdha
Anies Baswedan Ungkap Penyesalannya Tak Maju di Pilkada 2024: “Aspirasi Rakyat Miskin Kota Tak Bisa Saya Penuhi”
Sosialisasi PPKM Level 3 di Desa Sukaragam Kabupaten Bekasi Diterapkan
Genjot Percepatan Pengalihan PI 10 Persen Wilayah Kerja Jambi Merang, Pemkab Muba Audiensi Bersama Dirut PT Pertamina Hulu Energi
Gerakan Pemuda Almukmin Deklarasikan Dukungan untuk Kamtibmas dan Pilkada Damai 2024

Contact Us