Home / Tak Berkategori

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:49 WIB

Miftah Shuritho Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho,Bangga Memakai Batik Kelor Khas Sepatan Timur

Kabupaten Tangerang,Suara Republik News. Launching batik kelor khas Sepatan timur dijadikan satu dengan Pembukaan Musrenbang tahun 2025 kecamatan Sepatan timur yang diselenggarakan di gedung serba guna kecamatan Sepatan timur pada hari Senin 29 Januari 2024 pagi.

 

Dari pantauan awak media di lapangan, launching batik kelor ditandai dengan pengalungan kain batik kepada tamu undangan yaitu anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan anggota DPRD Provinsi Banten, Dapil tiga.

 

Setelah itu dilanjutkan dengan memamerkan batik kelor yang masih berupa lembaran kain batik di hadapan para tamu undangan yang hadir di acara tersebut.

 

Launching batik kelor khas sepatan timur tersebut merupakan program dari Bapak Miftah Shuritho Camat Sepatan Timur, sekaligus berharap batik tersebut dapat menjadi pakaian resmi Pemerintah kecamatan serta pemerintah desa yang ada di kecamatan Sepatan timur, dan dapat dipakai oleh unsur-unsur lain di luar pemerintah.

 

“Untuk itu, saya minta kepada bagian organisasi untuk menfasilitasi himbauan pemakaian batik kelor khas sepatan timur ini bukan hanya kepada instansi lingkup pemerintah kecamatan dan desa saja, tetapi juga kepada instansi dan lembaga atau organisasi-organisasi yang ada di Kecamatan Sepatan timur ,” pungkas Camat.

 

Tujuan launching ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang batik daun kelor khas sepatan timur, ujarnya.

 

Lebih lanjut camat Sepatan timur menerangkanTerkait Filosofinya adalah bahwa Kecamatan Sepatan Timur dulu terdapat banyak pohon kelor yang belakangan ini berdasarkan hasil penelitian ternyata banyak manfaatnya.

 

Bahkan ada 2 nama desa mengutif daun kelor yaitu Desa Pondok Kelor dan Desa Kampung Kelor semoga kita semua bisa bermanfaat bagi manusia seperti daun kelor

 

Ada juga motif jembatan kedaung yang merupakan penghubung yang selama ini didambakan oleh masyarakat Sepatan Timur untuk menyebrangi sungai cisadane karena selama ini kita menyebrang menggunakan rakit atau perahu. Harapan semoga dengan adanya jembatan ini dapat meningkatkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sepatan Timur.

 

Motif belah ketupat warna warni saling bergandengan filosofinya keberagaman suku bangsa, budaya, agama dan adat istiadat yang berada di Sepatan Timur dibalut keharmonisan 0dalam kehidupan bermasyarakat, Jelasnya.

 

Holid/team

Share :

Baca Juga

Optimalkan Pengelolaan TPSA Bagendung, Setneg Wapres dan Kemenko Marves Kunjungi Cilegon
Polda Maluku Tangkap Pengedar Narkoba di Namlea, TP Tertangkap Basah dengan Sabu-sabu di Saku
Kapolres Buru Melaksanakan Giat Video Conference Analisa & Evaluasi (ANEV) Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Salawaku 2023-2024 Polda Maluku
Kejari Buru,Diminta Periksa Kadis PUPR. Dan Bos CV.JBP

Tangerang Raya

Dugaan Fitnah Atas Laporan Percabulan Terhadap Guru Sy Oleh Orang Tua Murid Ra Di Smpn 23 Kota Tangerang
Kapolresta Cirebon Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2023
Polda Maluku Siap Amankan Pilkada Serentak 2024: Antisipasi, Sinergi, dan Komitmen Netralitas
Tagana Dirikan Dapur Umum untuk Korban Pergerakan Tanah di Lebak

Contact Us