Home / Tak Berkategori

Minggu, 13 Agustus 2023 - 06:44 WIB

Mirris !!!  Ko Bisa Kepala Desa  Maruyung , Koordinasi Sama Orang Mati Bukan Ke Ketua Bumdes Yang Baru Terkait ” Pengeboran Sumur Bor APBD 2023

Ketua Bumdes  Desa Maruyung H. Deden

Kabupaten Bandung, Suara Republik News.Com.- Ironis memang, pembangunan di segala bidang Pada dasarnya sudah diberikan oleh Pemerintah baik Pusat maupun Provinsi serta dari masing masing Kota atau Kabupaten.

Tak terkecuali Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung juga  mendapatkan bantuaan berupa ” Sumur Bor  untuk Bumdes Desa Maruyung, Tetapi   ternyata  berita baik itu tidak diketahui sebelumnya oleh Ketua Bumdes  Desa Maruyung H. Deden atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mang Deden.

 

Ketika Di Konfirmasi Awak Media Ketua Bundes H.Deden Mengatakan “Saya baru tahu ada ” Pengeboran Sumur Bor  Bumdes ”  dari pelaksana lapangan yang menyatakan bahwa proyek tersebut sudah berjalan selama 2 Minggu. Ujarnya dengan nada Kecewa.

Menurut Ketua Bundes Maruyung H.Deden  dirinya  mengetahui dari Dirut CV. Geo Multi Pelaksana Pengeboran bahwa ” Pemberitahuan sudah dilayangkan ke Desa ujarnya.

Nah inilah yang saya sayangkan, Kepala Desa Maruyung, H. Apen sama sekali tidak memberitahukan kepada saya selaku ketua Bundes, tentang  adanya ” Proyek Sumur Bor Bumdes  ”  Kenapa Ko  malah pemberitahuan tersebut pada Ketua Bumdes yang sudah meninggal,” ujar Deden  keheranan, atas pola Kerja yang di lakukan Kades Maruyung,  Hal ini di ketahui saat  dikonfimasi awak media di rumahnya terkait “Proyek sumur  Bor Bumdes”  di Desa Maruyung, Jumat (11/08/23).

 

 

Diakui H Deden  bahwa ” Proyek Sumur Bor ini, memang diajukan  tahun 2021 oleh Ketua Bumdes  lama yaitu Dede Sumpena yang sudah meninggal. .

 

H.Deden menjelaskan Desa adalah Badan Layanan Umum atau BLU sementara Bumdes sebagai mitra usaha sekecil apapun aset Desa Bumdes tentu  harus sepengetahuannya ujarnya Ketus.

Padahal saya ini selain Ketua Bumdes Desa Maruyung, Sayapun Ketua Bumdes  Kabupaten Bandung, dengan jumlah anggota 270 Desa, tapi di tempat  sendiri saya sama sekali tidak diikutsertakan dalam kegiatan apapun alias tidak dianggap padahal banyak kegiatan tersebut yang harus melibatkan keberadaan  Bumdes sebagai sebuah lembaga usaha milik Desa .

H.Deden sangat Kecewa dan  menyayangkan Sepak Terjang Kades Maruyung  yang tanpa  adanya koordinasi dari Kepala Desa terkait  ” Pengeboran Sumur Bor Bumdes ”  terlebih Dahulu,  yang jumlahnya senilai lebih dari Rp 600 juta tersebut Tandasnya

 

 

Masih Kata H.Deden.Menuturkan  pihak Bumdes  yang menjabat sekarang seharusnya diberi tahu hal ini, namun tidak ada seorang  staf Desa yang memberitahu dirinya soal ” Proyek Sumur Bumdes ” . Padahal menurutnya , keberlangsungan pengelolaan air pasca selesainya  ” Pengeboran Sumur Bor Bumdes ”   sudah tentu harus dikelola oleh Bumdes  sendiri sebagai lembaga usaha milik Desa , ujarnya.

 

 

Sampai sejauh ini H.Deden  menyatakan keheranannya karena koordinasi malah dilakukan pada pengurus Bumdes Desa Maruyung periode lama di mana Ketua Bumdes-nya sudah meninggal.

 

“Masa koordinasi sama orang yang sudah meninggal, kan  seharusnya pada penggantinya yang jelas yaitu Ketua Bumdes  yang baru,” cetusnya dengan kesal.

 

Sungguh sangat Miris , Pengeboran Sumur Bor di Maruyung Kabupaten  Bandung,  Ketua Bumdes  sampai  Tak Tahu, Ketua Bumdes  Desa Maruyung, hanya di anggap bagaikan pajangan belaka.

Ketua Bumdes yang baru Pengantinya yang lama kan saya , sementara Sumur Bor

Bumdes ini memiliki kedalaman 100 meter dan bisa menjadi sumber air bagi sekitar 150 KK. Jika pengelolaan air pada warga bukan oleh Bumdes, maka sebagai Ketua Bumdes Desa Maruyung hanya sebagai pajangan saja.kenapa Saya Tidak Di Ikut Sertakan atau tidak di libatkan  dalam persoalan  ” Pengeboran Sumur Bor Bumdes ” kata H.Deden Keheranan.

 

 

Para awak Media termasuk Suara Republik News.Com, sudah beberapa kali mendatangi Kantor Desa Maruyung untuk minta Konfirmasi terkait Persoalan yang ada di Desanya  Terkait ” Pengeboran Sumur Bor Bumdes ” Selalu Tidak Ada di Tempat.

Jika dilihat dari penuturan Ketua Bumdes Desa Maruyung,  ini bisa dipastikan bahwa hubungan antara Kepala Desa Maruyung, H.Apan dan Ketua Bumdes, H.Deden  tidak Harmonis .ada apakah diantara Keduanya ?   ( Tera – Tim ).

Share :

Baca Juga

Bupati Lebak Buka  & Resmikan  Wisata Religi Batu Kopeah Keramat Kapunduhan.
Prediksi Internacional vs Fluminense: Laga Panas di Serie A Brazil
Geliat Guru dan Murid MTS Darunnajah Ngepoh Tanggunggunung Ikuti Penghijauan Seputar Punden Mbah Mlinjo
Kapolda dan Kakanwil BPN Maluku Bicara Sinergitas Atasi Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota Polsek Malingping Polres Lebak Beri Himbauan Kepada Anak Remaja
Senyum Ibu-ibu Pengajian Terima Bingkisan dari DWP Muba Jelang Lebaran
Pekan Laudato SI dan Pekan Refleksi Keutuhan Ciptaan 2022
Apel Gabungan Kesiapsiagaan Jelang Pemilu 2024: Fokus Keamanan dan Bencana

Contact Us