Home / Tak Berkategori

Selasa, 4 Maret 2025 - 07:43 WIB

 Novies Kurniawan Angkat Bicara,ESDM Provinsi Bengkulu Harus Segera Selesaikan Polimik Peta Wiup CV.Agung Wijaya.

Bengkulu Suara Republik news com. Mukomuko – Tokoh pemuda Mukomuko, Novles Kurniawan, akhirnya angkat bicara terkait permasalahan yang dihadapi oleh CV. Agung Wijaya, khususnya mengenai ketidakjelasan batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

mempertanyakan peta satelit WIUP mana yang seharusnya dijadikan acuan, apakah Minerba One Maps Indonesia (MOMI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia atau yang mana?ujar movies ke awak media suara Republik news com.

Dengan waktu yang sama,Menurut Novles, ketidaksesuaian dalam penentuan batas WIUP ini menimbulkan kebingungan bagi perusahaan dan masyarakat setempat. Hal ini memicu kehawatiran akan tumpang tindih lahan dan potensi konflik kepemilikan.

Saat ini terpantau dalam satu minggu terakhir, peta satelit tersebut tampak kembali ke kondisi semula yang berada tepat dengan patok WIUP yg sudah di bangun dan di minta kelompok adat, Pergeseran ini menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait dengan validitas dan keabsahan penentuan patok WIUP yang digunakan.

Menanggapi situasi ini, Novles Kurniawan menegaskan bahwa permasalahan ini harus segera diselesaikan agar tidak berujung pada konflik yang lebih besar.

“Saya meminta Dinas ESDM Provinsi Bengkulu beserta Instansi terkait lainnya untuk segera turun langsung ke lokasi dan memastikan peta WIUP yang benar sesuai dengan regulasi yangberlaku.

Jangan sampai ada tumpang tindih atau ketidakpastian ,” tegas Novles.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan izin usaha pertambangan . Jika ada kesalahan dalam penetapan WIUP, maka harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tambahnya.

Novles juga berharap agar pemerintah daerah dan ESDM Provinsi Bengkulu segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Saya meminta agar pihak terkait segera melakukan koordinasi dan turun langsung ke lapangan untuk memberikan kepastian hukum ,” pungkasnya.

Dengan adanya dorongan dari tokoh pemuda seperti Novles Kurniawan, diharapkan polemik terkait patok WIUP CV. Agung Wijaya dapat segera menemukan titik terang. Kejelasan batas wilayah akan memastikan dunia usaha dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(S.S.)

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

13 Miliar Uang Rakyat! Proyek Pedestrian Jalan Raya Serpong Dikerjakan Asal-Asalan, DPU Banten Tutup Mata?
Polri Tangkap Buronan Thailand Paling Dicari

Daerah

Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Lhokseumawe

Banten

Pemerintah Desa Sangiang Perbaiki Jalan Desa: Akses Lebih Mudah, Kualitas Hidup Masyarakat Meningkat

Maluku

Sidang KKEP Berlangsung 13 Jam Lebih hingga Subuh, Bripda MS Divonis PTDH
Kapolda Maluku Ajak Generasi Muda Meniru Semangat Rela Berkorban Pahlawan Nasional dari Maluku, Martha Christina Tijahahu.
Apel Kesiapan Ops Ketupat, Dirlantas: Deteksi Dini Agar Situasi Kamtibmas Kondusif
Polsek Cijaku Polres Lebak Tingkatkan Patroli untuk Cegah Tindak Kejahatan di SPBU

Contact Us