Home / Tak Berkategori

Kamis, 14 November 2024 - 22:58 WIB

Pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang Dikebut Meski APBD Minim

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menekankan pentingnya percepatan pembangunan ini sebagai wujud kesepakatan dengan Pemkot Serang, yang turut diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menekankan pentingnya percepatan pembangunan ini sebagai wujud kesepakatan dengan Pemkot Serang, yang turut diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten

Pemkab Serang Tetap Komitmen Bangun Puspemkab Meski Anggaran Terbatas

Serang, suararepubliknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menegaskan komitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang di Kecamatan Ciruas, meskipun menghadapi kendala keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menekankan pentingnya percepatan pembangunan ini sebagai wujud kesepakatan dengan Pemkot Serang, yang turut diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Pergeseran Anggaran dari Bantuan Gubernur

“Kita tetap punya komitmen untuk bisa menyelesaikan segera (Puspemkab Serang), walaupun informasi dari ban-gub (Bantuan Gubernur) akan dikurangi,” ujar Tatu, kemarin.

Bupati menjelaskan bahwa alokasi anggaran dari Bantuan Gubernur (ban-gub) diproyeksikan akan berkurang pada tahun 2025. Jika hal itu terjadi, Pemkab Serang siap menyesuaikan, mengalihkan dana dari APBD demi kelanjutan pembangunan.

“Jika benar-benar berubah, kita akan alihkan ke APBD Kabupaten Serang,” jelas Tatu. Langkah ini bertujuan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat segera pindah, mempercepat penyerahan aset kepada Pemkot Serang, dan mendorong operasional yang lebih efisien.

Upaya Optimalisasi Dana Pusat

Selain itu, Tatu mengungkapkan bahwa pihaknya masih berupaya melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Pusat terkait Dana Alokasi Umum (DAU).

Tujuannya adalah agar alokasi dana pusat memperhatikan kebutuhan daerah, mengingat fluktuasi DAU sering berdampak signifikan pada perencanaan anggaran. “Kita terus proaktif ke pusat, dan tahun ini ada tambahan lumayan,” katanya.

Inovasi Pajak dan Retribusi Ditingkatkan

Bupati juga mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melakukan inovasi dalam penggalian potensi pajak dan retribusi.

“Bapenda harus jemput bola, jangan hanya menunggu. Harus lebih proaktif,” tegas Tatu, mengingat pentingnya upaya pengoptimalan pendapatan daerah.

Rencana Besar Puspemkab Serang

Puspemkab Serang direncanakan akan mencakup 66 gedung, meliputi 27 gedung untuk OPD serta gedung penunjang lainnya seperti masjid, rumah dinas, laboratorium, dan Pendopo Bupati Serang. Hingga saat ini, delapan gedung telah selesai dibangun, termasuk Gedung BKPSDM, Disnakertrans, DKPP, Diskoumperindag, Dinkes, Diskominfosatik, Mal Pelayanan Publik (MPP), dan Gedung Penataan Landscape.

Pewarta: Holid
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Kasus HIV/AIDS 2024 Meningkat: Kemenkes Catat 35.415 Kasus Baru, Mayoritas pada Pria Usia Produktif
Gugatan Dinyatakan tidak Dapat Diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard) atau Biasa Disebut NO.
Dinilai Berhasil Antar Pengelolaan Keuangan Desa di Muba Jadi Percontohan
Polsek Pameungpeuk Sambangi LSM Warmasindo, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Sejarah Dunia dan Indonesia: Peristiwa Penting Tanggal 12 Juni
Moeldoko Center Kepakan Sayapnya di DPD Jakarta

Jawa Barat

Kapolresta Cirebon Perkuat Sinergitas Kamtibmas melalui Silaturahmi ke Pondok Pesantren
Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku Sapa Civitas Akademika FMIPA Unpatti dengan Materi Ancaman KBRN

Contact Us