Home / Tak Berkategori

Jumat, 6 Desember 2024 - 02:04 WIB

Kasus HIV/AIDS 2024 Meningkat: Kemenkes Catat 35.415 Kasus Baru, Mayoritas pada Pria Usia Produktif

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 35.415 kasus baru HIV dan 12.481 kasus baru AIDS sepanjang Januari-September 2024

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 35.415 kasus baru HIV dan 12.481 kasus baru AIDS sepanjang Januari-September 2024

Peningkatan signifikan kasus HIV/AIDS di Indonesia memicu kekhawatiran. Penyebaran masih didominasi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, menyoroti pentingnya pencegahan dan edukasi

Jakarta, suararepubliknews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 35.415 kasus baru HIV dan 12.481 kasus baru AIDS sepanjang Januari-September 2024. Mayoritas kasus ditemukan pada pria (71%) dibandingkan wanita (29%), dengan rentang usia 25-40 tahun mendominasi (60%).

Cara Penyebaran HIV/AIDS

HIV/AIDS menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh tertentu seperti darah, air mani, cairan vagina, dan rektal. Beberapa cara penularan utama meliputi:

  1. Hubungan Seksual
    Hubungan seksual tanpa pengaman, terutama seks anal, memiliki risiko tinggi penularan HIV.
  2. Berbagi Jarum Suntik
    Penggunaan bersama jarum suntik saat mengonsumsi narkoba atau suntikan medis juga berpotensi menularkan HIV.
  3. Kehamilan dan Menyusui
    Ibu hamil dengan HIV berisiko menularkan virus kepada bayinya selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.

Kasus Penularan pada Ibu Hamil

Di Indonesia, sekitar 230.000 ibu hamil hidup dengan HIV, setara dengan 0,23% dari populasi ibu hamil. Risiko penularan ke janin bisa dikurangi dengan konsumsi obat antiretroviral (ARV) selama kehamilan, persalinan dengan operasi caesar, serta menghindari menyusui.

Gejala dan Dampak HIV/AIDS

Gejala awal HIV menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, dan ruam kulit. Pada tahap lanjut, penderita bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan drastis, diare kronis, hingga komplikasi seperti tuberkulosis dan kanker.

Langkah Pencegahan HIV/AIDS

Beberapa langkah pencegahan efektif meliputi:

  • Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
  • Rutin melakukan tes HIV dan penyakit menular seksual.
  • Sunat medis sukarela.
  • Menghindari penggunaan jarum suntik bersama.
  • Mengonsumsi obat pencegahan seperti PrEP dan ARV.

Edukasi dan kesadaran masyarakat sangat penting untuk menekan penyebaran HIV/AIDS. Pemerintah dan tenaga kesehatan diharapkan terus meningkatkan kampanye pencegahan dan penanganan yang komprehensif.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Maluku

Wakapolda Maluku Apresiasi Launching Ditres PPA-PPO dan Penandatanganan MoU Polri–Kemen P2MI
Silaturahmi Kapolres Buru dan Dandim 1506 Namlea: Langkah Strategis Perkuat Sinergi Polri-TNI
PGI Dukung Komitmen Presiden Joko Widodo terkait Pembangunan Rumah Ibadah

Tangerang Raya

58 Jamaah NII Faksi MYT Ikrar Setia NKRI
Dorham Marbun

Tapanuli Raya

Vini Vidi Vici FC Melaju ke Final Bupati Cup Usai Taklukkan Gamblers FC

Muba

 Lulus Berjamaah Jadi ASN PPPK dan 1 Lulus PNS,  Kadin Kominfo Sinulingga Ucapkan Selamat: Saya Bangga, Tetap Semangat dan Terus Upgrade Ilmu!
Setetes Darah Untuk Kemanusiaan, Wijayakusuma Peduli Kesehatan Masyarakat

Contact Us