Home / Tak Berkategori

Jumat, 6 September 2024 - 12:21 WIB

1.165 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Kepulangan Paus Fransiskus dari Indonesia

Sebanyak 1.165 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal kepulangan Paus Fransiskus setelah kunjungannya di Indonesia yang berlangsung sejak 3 September lalu

Sebanyak 1.165 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal kepulangan Paus Fransiskus setelah kunjungannya di Indonesia yang berlangsung sejak 3 September lalu

Pengamanan Terpadu dari Kedubes Vatikan hingga Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta, suararepubliknews.com – 6 September 2024, Sebanyak 1.165 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal kepulangan Paus Fransiskus setelah kunjungannya di Indonesia yang berlangsung sejak 3 September lalu. Aparat gabungan ini terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, dan beberapa pemangku kepentingan lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa ribuan personel tersebut ditempatkan di beberapa titik penting, mulai dari Kedutaan Besar Vatikan, tempat Paus Fransiskus menginap, hingga Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ribuan Personel Siaga di Berbagai Titik Strategis

Ade Ary menjelaskan bahwa pengamanan di area VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta melibatkan 672 personel, sementara rute kepulangan Paus Fransiskus yang dimulai dari Kedubes Vatikan hingga Bandara dijaga oleh 493 personel.

“Pengamanan VIP room terminal 3 Bandara Soekarno Hatta sebanyak 672 personel dan rute kepulangan mulai dari Kedubes Vatikan sampai Bandara sebanyak 493 personel,” kata Ade Ary dalam keterangannya, Jumat (6/9/2024).

Strategi Pengamanan Terpadu dan Protokol Preemtif

Ade Ary juga menjelaskan bahwa pengamanan kepulangan Paus Fransiskus dilakukan secara terpadu dengan pendekatan yang mengutamakan tindakan preemtif, preventif, serta penegakan hukum jika diperlukan. Selain itu, rekayasa lalu lintas akan bersifat situasional sesuai dengan eskalasi di lapangan, guna menjaga kelancaran jalur yang akan dilalui oleh rombongan Paus.

“Untuk rekayasa lalu lintas bersifat situasional melihat eskalasi di lapangan,” tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Dalam kesempatan ini, Ade Ary juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat terkait pengamanan kepulangan Paus Fransiskus. Pertama, masyarakat pengguna jalan diminta untuk menghindari jalur yang akan dilalui oleh rombongan Paus dari Kedubes Vatikan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Masyarakat disarankan untuk mencari alternatif jalan guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas.

“Cari alternatif jalan lain guna menghindari kepadatan lalu lintas,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat yang akan menyaksikan kepulangan Paus Fransiskus diimbau untuk menjaga keamanan barang bawaan dan perhiasan mereka, agar terhindar dari tindak kriminalitas.

“Selalu berhati-hati dengan menjaga barang bawaan dan perhiasan agar tak menjadi korban tindak kejahatan,” tambah Ade Ary.

Tindakan Humanis dalam Pengamanan

Ade Ary juga mengingatkan kepada personel yang bertugas agar tetap mengedepankan pendekatan yang humanis selama pengamanan kepulangan Paus Fransiskus. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar, aman, dan tertib, tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat.

“Bagi anggota yang bertugas melakukan pengamanan agar mengedepankan tindakan humanis,” tutupnya.

Kepulangan Paus Fransiskus ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya di Indonesia yang dimulai sejak tanggal 3 September 2024, yang melibatkan berbagai kegiatan keagamaan dan diplomatik. (Dhet)

Share :

Baca Juga

Buru

Penyusunan RKBMN 2027, Karo Log Polda Maluku Ingatkan Pentingnya Penyusunan Kebutuhan Pengadaan dan Pemeliharaan BMN
*Upaya Pj Bupati Apriyadi Jaga Lingkungan dan Keselamatan Warga di Muba*
JNE dan KONI Menandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Olahraga Nasional
Polresta Cirebon Gelar Ngopi Aspirasi Bersama Berbagai Unsur Masyarakat Lemahabang
Banjir Dan Longsor Landa Beberapa Desa di Lebak,Ada Sekitar 8 Rumah dan Jembatan Teracam Roboh.
 Meskipun Suda Puluhan kali Aparat Melakukan Penyisiran,Namun Hal Itu Tidak Dihiraukan Oleh Para Penambangan PETI
PJ Walikota Cimahi, Beri Sanksi Tegas Bagi ASN Cimahi Yang Tidak Ikuti Apel Pertama Setelah Lebaran 2024.
Ya, Lemur Benar-Benar Memiliki Dua Lidah – Tapi Mengapa?

Contact Us