Home / Tangerang Raya

Senin, 16 Februari 2026 - 23:19 WIB

Penanganan Remaja Terduga Pengedar Obat Keras Daftar G,di Klarifikasi Keabsahanya.

Kabupaten Tangerang –Suara Republik News. Kepolisian Sektor (Polsek) Pakuhaji memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang mempertanyakan keseriusan aparat dalam penanganan kasus peredaran obat keras daftar G yang melibatkan seorang remaja di wilayah Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Kanit Reskrim Arqi Afiandi, menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, khususnya karena terduga pelaku masih di bawah umur.

“Anak tersebut masih di bawah umur, sehingga kami menerapkan penanganan sesuai SOP anak yang berhadapan dengan hukum. Yang bersangkutan telah kami serahkan untuk menjalani rehabilitasi,” ujar Ipda Arqi Afiandi, Senin (16/2/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa jumlah barang bukti yang diamankan hanya delapan butir, sehingga tidak memenuhi ambang batas untuk diproses lebih lanjut ke tahap pidana sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku.

“Barang bukti yang diamankan hanya delapan butir dan berada di bawah ketentuan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA). Oleh karena itu, langkah rehabilitasi menjadi pilihan yang diambil,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang remaja diamankan oleh petugas pada Minggu (18/1) di Jalan Raya Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji, karena diduga mengedarkan obat keras jenis tramadol dan hexymer. Namun, keputusan kepolisian untuk melakukan rehabilitasi terhadap yang bersangkutan menimbulkan polemik, menyusul adanya informasi bahwa remaja tersebut kembali ditemukan beraktivitas di lokasi yang sama beberapa hari kemudian.

Menanggapi hal tersebut, Ipda Arqi menyampaikan bahwa pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan dan tidak menutup kemungkinan adanya tindakan lanjutan apabila ditemukan unsur pidana baru atau keterlibatan pihak lain dengan barang bukti yang mencukupi.

“Kami tetap melakukan pengawasan dan pendalaman. Jika nanti ditemukan bukti baru atau pelaku lain yang memenuhi unsur pidana, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum,” tegasnya.

Baca Juga  Ngopi Bareng Wartawan, Kapolresta Paparkan Program Tangerang Sigap dan Gerakan Wangsakara

Polsek Pakuhaji, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberantas peredaran obat keras tanpa izin di wilayah hukumnya, dengan tetap mengedepankan penegakan hukum yang humanis, khususnya terhadap anak di bawah umur, serta mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

( Holid/team ).

Share :

Baca Juga

Tangerang Raya

Pabrik Sepatu di Desa Kedung Dalam Diduga Ilegal, Warga Keluhkan Limbah dan Minimnya Manfaat Sosial

Tangerang Raya

PT PCM Cable Indonesia Mangkir dari Panggilan Disnaker Terkait Dugaan PHK Sepihak

Tangerang Raya

Dugaan Skandal Limbah B3 di Pasar Kemis,Bak Lingkaran Obat Nyamuk. Sindikat Pejabat Publik.

Tangerang Raya

BHP2HI Kawal Pengembalian Aset Pemkot Tangerang, DPRD Tegaskan Lahan PSU Embung Bugel Milik Daerah

Tangerang Raya

Disnaker Kota Tangerang Tertibkan Data SP/SB, Perkuat Fondasi Kebijakan Ketenagakerjaan 2026

Tangerang Raya

Irwasda Polda Banten dan Kapolresta Tangerang Tinjau Kesiapan Dapur SPPG di PT. Boga Rasa Tama Cikupa

Tangerang Raya

Kritik Keras Operasionalisasi Ribuan Koperasi Merah Putih, LBH BONGKAR: Rakyat Butuh Jaminan Keberlanjutan, Bukan Seremonial!

Tangerang Raya

Aliansi Forum Media Tangerang Banten Soroti Dugaan Maladministrasi Proyek Utilitas APJATEL

Contact Us