Home / Kesehatan

Kamis, 24 Februari 2022 - 06:17 WIB

Pengawasan Vaksin Merah Putih Diawasi Lebih Ketat

Jakarta, Suararepubliknews.com – Peneliti utama uji klinis vaksin Merah Putih Universitas Airlangga dr Dominicus Husada, SpA(K) mengatakan bahwa penerima suntikan vaksin Merah Putih dalam uji klinis vaksin COVID-19 itu akan diamati selama satu tahun.

Uji klinis vaksin Merah Putih Universitas Airlangga (Unair) dilaksanakan mulai 9 Februari 2022 dengan melakukan penyuntikan vaksin pada 90 orang di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur.

“Langkah selanjutnya pengamatan satu tahun,” kata Dominicus saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Rabu.

Vaksin Merah Putih Unair dikembangkan bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dan RSUD Dr Soetomo.

Vaksin COVID-19 berbasis virus yang dilemahkan atau dimatikan itu saat ini masih dalam tahap uji klinis fase 1.

Dominicus menjelaskan bahwa peneliti melakukan pengambilan sampel darah dari peserta uji klinis sebelum dan sesudah pemberian suntikan vaksin Merah Putih.

“Sebelum suntikan pertama sudah diambil darah,” katanya.

Menurut dia, uji klinis fase 1 utamanya ditujukan untuk menilai keamanan vaksin. Apabila uji klinis fase 1 hasilnya memuaskan, maka akan dilanjutkan dengan uji klinis fase 2 dan fase 3.

Dominicus mengatakan bahwa jika uji klinis berjalan lancar sesuai jadwal, maka uji klinis fase 3 diproyeksikan selesai tahun depan.

Selanjutnya Unair akan menyerahkan hasil uji klinis vaksin Merah Putih kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dievaluasi.

Dominicus mengatakan bahwa BPOM akan mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Merah Putih jika berdasarkan hasil uji klinis vaksin tersebut memenuhi persyaratan keamanan dan efikasi.( SRN )

Tag: Vaksin Covid-19, Merah putih, BPOM, Virus, Viral

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Hormati Upaya Uji Materiil Aturan JHT Permen Ketenagakerjaan No. 2 Tahun 2022 ke MA

Kesehatan

Kasus Omicron Mirip Delta, Ini Bedanya

Kesehatan

Deklarasi Pembentukan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia ( PDSI )

Kesehatan

IDI Dukungan   Pemerintah   Vaksin COVID-19 Anak 6 Tahun-11 Tahun

Kesehatan

 Menko Marves: PPLN yang Sudah Vaksinasi Booster Karantina Cukup 3 Hari 

Kesehatan

KSP Pastikan Proses Pembayaran Klaim Covid-19 Untuk Rumah Sakit

Kesehatan

 Gejala Omicron Berbeda dari Covid-19 biasanya

Kesehatan

Mengejutkan Hasil PCR Salah, Bumame Belum Terdaftar di Ikatan Lab Jakarta

Contact Us