Home / Tak Berkategori

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:47 WIB

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen diserang oleh seorang pria di Kopenhagen

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen diserang oleh seorang pria di alun-alun Kopenhagen pada hari Jumat (07/06), demikian ungkap staf kantornya, dan menambahkan bahwa pria tersebut telah ditangkap.

Denmark, Suararepubliknews.com – “Perdana Menteri Mette Frederiksen diserang oleh seorang pria pada Jumat malam di Kultorvet, Kopenhagen. Pria tersebut kemudian ditangkap,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita AFP, yang menggambarkan Frederiksen sebagai “terkejut dengan insiden tersebut.”

Tidak ada rincian lain yang langsung dirilis dan para pejabat tidak menjelaskan mengenai luka yang dialami Frederiksen.

Dua orang saksi mata, Marie Adrian dan Anna Ravn, mengatakan kepada surat kabar BT bahwa mereka melihat Frederiksen tiba di alun-alun ketika mereka sedang duduk di dekat air mancur sebelum pukul 18.00.

“Seorang pria datang dari arah yang berlawanan dan mendorong pundaknya dengan keras, menyebabkan dia jatuh ke samping,” kata kedua wanita itu kepada surat kabar tersebut.

Mereka mengatakan bahwa meskipun itu adalah “dorongan yang kuat”, Frederiksen tidak jatuh ke tanah. Mereka mengatakan bahwa sang perdana menteri kemudian duduk di sebuah kafe terdekat.

Mereka mendeskripsikan pria tersebut berperawakan tinggi dan ramping, dan mengatakan bahwa ia mencoba untuk bergegas pergi namun belum sempat pergi lebih jauh lagi sebelum dicengkeram dan didorong ke tanah oleh beberapa pria berjas.

Dikutip dari Media cbsnews, Polisi Kopenhagen mengkonfirmasi bahwa insiden yang menimpa perdana menteri telah terjadi, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

“Kami memiliki satu orang yang ditangkap dalam kasus ini, yang sekarang sedang kami selidiki. Untuk saat ini, kami tidak ada komentar lebih lanjut mengenai kasus ini,” ujar polisi dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.

Manajer sebuah bar di alun-alun mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ia melihat Frederiksen berjalan pergi setelah kejadian itu, dikawal oleh petugas keamanan.

“Yah, saya melihat perdana menteri duduk dengan seorang teman di meja ini dan hanya satu menit, dua menit setelahnya, empat orang PET (badan intelijen dan keamanan nasional Denmark) muncul, berbicara tentang penangkapan yang telah dilakukan. Dan kemudian dia dikawal oleh empat PET ke suatu tempat di tengah alun-alun dan kemudian dikawal ke suatu tempat di sudut jalan,” kata Soren Kjaergaard.

Para pemimpin di Denmark dan di tempat lain di Eropa mengutuk penyerangan tersebut, yang terjadi hanya beberapa hari sebelum pemilihan parlemen Uni Eropa pada hari Minggu.

“Saya harus katakan bahwa ini mengguncang kita semua yang dekat dengannya,” kata Menteri Lingkungan Hidup Denmark Magnus Heunicke dalam sebuah postingan di media sosial. “Hal seperti ini tidak boleh terjadi di negara kita yang indah, aman dan bebas ini.”

“Serangan terhadap pemimpin yang terpilih secara demokratis juga merupakan serangan terhadap demokrasi kita,” kata Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson.

Charles Michel, presiden Dewan Eropa, menyebutnya sebagai “tindakan pengecut dan provokatif.” (Stg)

Share :

Baca Juga

Maluku

Kapolda Maluku Ikuti Anev Nasional Jelang Arus Balik, Kapolri Tekankan Pelayanan Maksimal di Pelabuhan
Kapolresta Cirebon Dan Kajari Kabupaten Cirebon Solid Beri Penyuluhan Hukum Kepada Kuwu
Sambut Tahun Baru Hijriyah, Pemuda Cirewed Santuni Anak Yatim
Kisah Pilu Suherman dan Mulyati: Hidup di Gubuk Reyot, Bertahan di Tengah Kemiskinan Ekstrem

Banten

Polres Lebak Gelar Bakti Kesehatan untuk Pengemudi Ojol dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79
Warga Kota Sekayu Serbu Pasar Murah di Halaman Kantor Kejari Muba
Aksi Door To Door Pos Malagayneri Satgas Yonif Mekanis 203/AK Saat Laksanakan Anjangsana di Desa Nambu

Maluku

Polda Maluku Dorong Penguatan Kapasitas PPID untuk Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Contact Us