Home / Tak Berkategori

Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:06 WIB

Pj Bupati Muba Ikuti Sosialisasi Penilaian Penjabat Kepala Daerah Secara Virtual

SEKAYU – Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Apriyadi mengikuti giat

sosialisasi penilaian Penjabat Kepala Daerah secara virtual, yang

disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito

Karnavian, bertempat di Ruang Rapat Bupati Muba, Rabu (24/8/2022).

Mendagri Tito Karnavian menyebutkan penjabat Kepala Daerah baik itu

gubernur maupun walikota/bupati akan dievaluasi kinerja mereka setiap

3 bulan. Dalam waktu 1 tahun masa jabatan, para penjabat yang telah

ditunjuk bisa diperpanjang dengan orang yang sama atau bisa juga

diganti dengan orang yang berbeda. Sergantung bagaimana kinerja

performa mereka.

“Tiga bulan sekali, sesuai dengan UU para pejabat ini harus membuat

laporan pelaksanaan tugas dan kemudian dari situ kita bisa melakukan

evaluasi apakah performanya bagus atau tidak,” ujarnya.

Mendagri mengatakan Presiden Jokowi telah mengamanatkan agar para

penjabat (Pj) bekerja dengan profesional. Dengan mendukung program

strategis pemerintah dan menyelesaikan masalah-masalah di daerah.

“Termasuk mendukung program-program strategis nasional kemudian juga

permasalahan-permasalahan lokal yang ada di daerah masing-masing

menjadi prioritas betul-betul bisa diselesaikan,” ucapnya.

Mendagri juga meminta para penjabat kepala daerah menjadi role model

sosok kepala daerah. Harus memanfaatkan kepercayaan dan menjalankan

program pemerintahan yang baik di daerahnya.

“Karena mereka bukan dipilih rakyat, jadi tidak ada biaya politik, ini

harus dimanfaatkan oleh mereka, momentum untuk mereka berprestasi

juga, mengembangkan karier,” kata Mendagri

Tito juga menyebutkan, karena Penjabat kepala daerah ini ditunjuk

artinya tidak ada beban politik, karena terpilih tidak melalui

kampanye, dibanding di usulkan oleh partai politik justru seringkali

adanya perselisihan antara Bupati dan Gubernur karena ada kepentingan

beda partai.

“Saya minta kepada para penjabat yang ditunjuk jangan sampai betul

melakukan ataupun terlibat dalam OTT korupsi, rekan-rekan dipilih

karena dianggap memang punya nilai plus untuk menajalankan birokrasi

pemerintahan. Tolong jaga diri masing-masing, jadi kepala daerah harus

benar-benar punya konsep yang jelas, jangan hanya bekerja rutinitas

saja,”pungkasnya.

Dikatakan Pj Bupati Muba, dirinya siap dan akan segera menyampaikan

laporan sekurang-kurangnya 3 bulan sekali, kepada Mendagri melalui

Gubernur Sumsel untuk memenuhi kewajiban dalam rangka evaluasi sebagai

Pj Bupati.

“Nanti bersama jajaran Pemkab Muba kita akan sampaikan laporan kepada

Mendagri yang meliputi pokok-pokok penilaian Penjabat Kepala Daerah,

serta indikator-indikator aspek pemerintahan yang telah disampaikan

kisi-kisinya oleh Irjen Kemendagri pada giat sosialisasi tadi,”ucap

Apriyadi.

Turut hadir mendampingi Pj Bupati Muba yaitu Inspektur Muba Drs H RE

Aidil Fitri, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Muba Sunaryo SSTP MM, dan

Kabag Tapem Setda Muba H Irwan Syazili SSos MSi.( Marta )

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Bongkar Aksi Pembobolan Kedai Ramen, Polresta Cirebon Ringkus Pelaku dan Amankan Barang Bukti

Muba

Muba Mimpi Jadi Nyata, 40 Pegawai TKK Kominfo Muba Lulus Berjamaah Jadi ASN PPPK dan 1 Lulus PNS

Banten

MUSRENBANGDes Cihujan 2026: Membangun Desa, Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Patroli Kesehatan Personel Pengamanan Pilkada 2024: Satgas Banops Bid Dokkes Polda Maluku Pastikan Kondisi Prima

Banten

Pengungkapan Kasus Narkoba di Lebak: Sat Narkoba Polres Lebak Berhasil Amankan Tersangka
Ketua ITANEM Maluku Menghimbau Masyarakat Kei Di Tual Dan Malra Untuk Menjaga Kamtibmas

Maluku

Aparat Bergerak Cepat Redam Ketegangan Antar Pemuda di Fiditan, Situasi Kota Tual Berangsur Kondusif
Bupati Humbahas Hadiri Sinode Godang HKBP ke-67: Momen Bersejarah Bagi Gereja

Contact Us