Home / Tak Berkategori

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:47 WIB

Polda Jabar Berhasil Bongkar Kasus Korupsi Penyelewengan Dana Insentif Tenaga Kesehatan di RSUD Palabuhanratu

Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast S.I.K., mengungkapkan keberhasilan Polda Jabar dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan di RSUD Palabuhanratu

Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast S.I.K., mengungkapkan keberhasilan Polda Jabar dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan di RSUD Palabuhanratu

Tersangka DP Selaku Direktur RSUD Palabuhanratu Diamankan, Negara Rugi Rp 5,4 Miliar

Bandung, suararepubliknews.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast S.I.K., mengungkapkan keberhasilan Polda Jabar dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, tahun anggaran 2020 dan 2021. Keberhasilan ini diumumkan pada Kamis (3/10/2024).

Kombes Pol. Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa tersangka utama, DP, yang menjabat sebagai Direktur RSUD Palabuhanratu, diamankan terkait pengajuan nama-nama tenaga kesehatan fiktif untuk menerima dana insentif. Selain DP, dua pelaku lainnya, yaitu SR, Kabid Pelayanan RSUD Palabuhanratu, dan WB, Subkor Pelayanan dan Pembiayaan Kesehatan RSUD Palabuhanratu, turut terlibat dalam kejahatan tersebut.

Modus Operandi dan Kronologi Kejadian

Kasus ini bermula dari pengajuan fiktif tenaga kesehatan yang tidak menangani pasien Covid-19 sebagai penerima insentif dana yang bersumber dari APBN TA 2020 dan APBD TA 2021. Tersangka DP, sebagai pimpinan fasilitas pelayanan, mengajukan nama-nama yang tidak berhak menerima dana tersebut. Dengan bantuan SR dan WB, dana yang dicairkan kemudian dikumpulkan kembali untuk keperluan kas ruangan Covid-19 dan dibagikan kepada tenaga kesehatan maupun non-kesehatan di RSUD Palabuhanratu. Sebagian dana tersebut juga digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka.

Kerugian Negara dan Barang Bukti yang Diamankan

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, negara mengalami kerugian sebesar Rp 5.400.550.763,-. Laporan hasil audit kerugian negara tertuang dalam laporan Nomor: Pe.03.03/lhp-204/Pw10/5.2/2023, yang dikeluarkan pada 10 Mei 2023.

Dalam penggeledahan, Polda Jabar berhasil mengamankan berbagai barang bukti, antara lain:

  • Dokumen administrasi terkait SK PA, PPTK, KPA, dan verifikator
  • Foto copy dokumen pengajuan tenaga kesehatan
  • Rekening koran
  • Uang tunai sebesar Rp 4.857.085.229,-
  • Dokumen-dokumen tanda terima dan penggunaan insentif
Pasal yang Dilanggar dan Ancaman Hukuman

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukuman yang dijatuhkan berupa pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Kami akan terus berkomitmen untuk menegakkan hukum dan menjaga integritas, terutama dalam kasus-kasus korupsi seperti ini. Hukumannya berat, bisa pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 1 hingga 20 tahun, serta denda yang bisa mencapai Rp 1 miliar,” tegas Kombes Pol. Jules Abraham Abast.

Sumber: Bid Humas Polda Jabar
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Pemkab Muba Salurkan Bantuan Sosial Kepada Panti Asuhan dan LKS
Komisi III DPR RI Apresiasi Polri Sebagai Mitra Paling Responsif

Maluku

Polsek Salahutu Cegah Penyelundupan Miras di Ambon, Sita 300 Liter Sopi
Musrenbang Kecamatan Tanggunggunung Dan Muspadi,RKPD Kabupaten Tulungagung tahun 2026
Forum Remaja Masjid Cigemblong Siap Gelar Ramadhan Fest 2024, Ketua Umum : “Pemuda merupakan Konseptor Sekaligus Aktor Dalam Pembangunan Daerah”

Jawa Barat

Agrowisata Durian, Di Titik Inilah Awal Akan Ditanam, Di Tpa Jelekong Kab. Bandung

Banten

Kasus Desa Kerta Tak Kunjung Jelas, Aktivis Lebak Selatan Soroti Penanganan Hukum dan Sikap Pemerintah Lebak
Kapolda Maluku Tegaskan Penindakan Disipliner pada Kasus Pemukulan Sopir Online oleh Anggota Polisi yang Viral

Contact Us