Home / Tak Berkategori

Rabu, 11 September 2024 - 20:36 WIB

Polda Maluku Gelar Pembinaan Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi untuk Personel

Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan pembinaan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi kepada para personelnya, Rabu (11/9/2024)

Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan pembinaan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi kepada para personelnya, Rabu (11/9/2024)

Kegiatan Ini Bertujuan untuk Menguatkan Pemahaman Kebangsaan dan Menjaga Stabilitas Keamanan dari Ancaman Paham Radikal dan Intoleransi

AMBON, suararepubliknews.com – POLDAMALUKU, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan pembinaan dan pencegahan radikalisme serta intoleransi kepada para personelnya, Rabu (11/9/2024). Acara yang berlangsung di gedung sport center Markas Polda Maluku ini dipimpin langsung oleh Karo SDM, Kombes Pol Agus Nugroho, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh berbagai perwira tinggi kepolisian serta para narasumber dari berbagai latar belakang keagamaan.

Upaya Polda Maluku dalam Meluruskan Paham Radikalisme dan Mempertahankan Pancasila

Dalam sambutannya, Kombes Agus Nugroho menekankan pentingnya memahami bahaya radikalisme, yang ia sebut sebagai paham ekstrem dan militan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan negara. Menurut Agus, paham radikalisme bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan mengancam ketahanan ideologi Pancasila. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap anggota Polri untuk meluruskan pemahaman yang salah dan memegang teguh prinsip beradab.

Agus juga menjelaskan bahwa kelompok radikal biasanya memiliki karakteristik fanatik terhadap pendapat mereka, memaksakan kehendak dengan kekerasan, serta selalu berprasangka buruk terhadap kelompok lain. “Kelompok-kelompok ini melakukan berbagai tindakan seperti orasi yang berpotensi anarkis, provokasi, konflik SARA, hingga menolak dan tidak mengikuti pemilu,” jelasnya.

Pentingnya Meningkatkan Pemahaman Kebangsaan dan Kesatuan

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan memperkuat pemahaman kebangsaan bagi para personel Polri. Kombes Agus mengingatkan bahwa sebagai abdi negara, seluruh personel harus berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita harus menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusi negara,” tegasnya.

Narasumber Berbagai Latar Belakang Agama Turut Berperan dalam Pembinaan

Kegiatan pembinaan ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka yang membahas materi terkait radikalisme dari berbagai perspektif keagamaan. Narasumber tersebut di antaranya adalah Kasatgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., Pembimas Agama Islam H. Hijerin Aliah, S.Ag., M.H., Pembimas Agama Kristen Pdt. Deilen A. Pisarahu, S.Ag., M.Pd., dan Pembimas Agama Hindu Sukardi Rianto, S.Ag., M.H.

Para narasumber ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan menolak setiap bentuk radikalisme serta intoleransi, baik di lingkungan kepolisian maupun di masyarakat luas.

Dengan adanya kegiatan ini, Polda Maluku berharap para personelnya semakin sadar akan bahaya radikalisme dan siap untuk menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Maluku.

(Dhet)

Share :

Baca Juga

Prediksi Laga Liechtenstein vs San Marino: Duel Penentuan di UEFA Nations League
Ketua DPRD Cimahi Aktif Pantau Pascabencana Hujan dan Angin Kencang
Kepala OJK Provinsi Maluku bangun silaturahmi dengan Kapolda Maluku
Kacang Hijau: Sumber Nutrisi Penting bagi Ibu Hamil dan Janin
Dilema PDIP: Memilih Antara Anies Baswedan atau Ahok untuk Pilkada DKI Jakarta
Pemerintah Desa Mekarjaya Kecamatan Cijaku Adakan Musrenbang  RKPD    Pembangunan Desa Tahun 2024.
Kades Achmad Ikhsan SE  Tarumajaya ” Sambut Serah Terima Serta   Peresmian Alat Solar Dryer Dome ” Kolaborasi Telkom University Dan Kemendibud Riset Dikti
Ketum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Buka Seminar Evaluasi PON: Gengsi atau Prestasi

Contact Us