Home / Maluku

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:28 WIB

Polda Maluku siapkan 2.403 personil gabungan Untuk Amankan Nataru 2026

MALUKU, SRN  – Untuk mendukung pengamanan Nataru 2026, Operasi Lilin Salawaku 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Polda Maluku akan mengerahkan personel gabungan sebanyak 2.403 orang. Terdiri dari Polda Maluku 250 personel, Polres Jajaran 1.356 personel dan Stakeholder terkait 797 personel.

Ribuan personel gabungan ini akan mengamankan 676 objek lokasi pengamanan. Terdiri dari Gereja, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, dan lokasi perayaan pergantian tahun baru. Polda Maluku juga menyiapkan 47 pos pengamanan, 27 pos pelayanan dan 8 pos terpadu.

 

Kapolda Maluku Prof. Dadang Hartanto berharap perayaan Nataru berjalan aman dan lancar.
“Jadi tugas kita bersama-sama untuk menjamin bahwa kegiatan masyarakat (menjelang dan sesudah nataru) dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,”

Kapolda merincikan, aktivitas masyarakat berjalan aman artinya mereka tidak terganggu dengan adanya gangguan kamtibmas. Masyarakat merasa nyaman artinya mereka merasa tenang dan damai dalam beraktivitas. Kemudian kondusif, artinya situasi secara keseluruhan dapat mendukung aktivitas masyarakat secara produktif.

“Nanti sebelum perayaan Natal tanggal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kita akan melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan atau KRYD yang akan bekerjasama dengan semua pihak yakni Polri, TNI dan Pemerintah Daerah,” tambahnya.

KRYD yang dilaksanakan, lanjut Kapolda, bertujuan untuk menciptakan perayaan Nataru berjalan aman, lancar dan kondusif.

Pengamanan tempat ibadah (Gereja) menjelang ibadah Natal juga menjadi atensi Kapolda. Ia berharap agar semua gereja diamankan tanpa terkecuali. “Tidak ada rumah ibadah pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru itu yang tidak dijaga atau diamankan. Metode pengamanannya kita bisa libatkan Pamswakarsa, tapi tidak ada tempat ibadah (gereja) yang tidak dijaga,” pintanya.

Baca Juga  Pelaku Penikaman Anggota Brimob Batalyon C Pelopr Diciduk Sat Reskrim Polres Tual

Kapolda juga menyoroti terkait pergerakan masyarakat menjelang dan sesudah Nataru. Menurutnya, Maluku lebih dominan menggunakan transportasi laut. Sehingga transportasi laut menjadi perhatian.

“Kita harus melakukan pencegahan (kecelakaan laut) mulai dari bagaimana kita mengecek fasilitas-fasilitas keamanan dan keselamatan hingga proses berjalannya di laut,
Apabila terjadi kecelakaan, Kapolda juga berharap dapat cepat direspon,” Ungkapnya

Share :

Baca Juga

Maluku

Polda Maluku Tegaskan Seleksi SIP TA 2026 Berjalan Transparan dan Sesuai Ketentuan, Bantah Dugaan Praktik Curang

Maluku

Aparat Bergerak Cepat Redam Ketegangan Antar Pemuda di Fiditan, Situasi Kota Tual Berangsur Kondusif

Maluku

Oknum Polisi di Maluku Diduga Aniaya Warga, Polda Pastikan Proses Hukum Transparan

Maluku

Program Karbak Skala Besar TNI AD 2026 Pangkas Waktu Tempuh dari 5 Jam Jadi 1 Jam

Maluku

Wakapolda Maluku Pimpin Anev, Target Ketahanan Pangan 7.000 Ton Jadi Sorotan

Maluku

150 Polisi Digembleng di SPN Maluku, Siap Hadapi Tantangan Kamtibmas Modern

Maluku

Kapolda Maluku Terima Kunjungan Pimpinan Bank Mandiri

Maluku

Tokoh Agama di Timika Apresiasi Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026

Contact Us