Home / Tak Berkategori

Sabtu, 7 Desember 2024 - 11:19 WIB

Polres Buru Tegaskan Profesionalisme dalam Pengamanan Aksi, Dua Provokator Diamankan

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bupolo menggelar aksi damai di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Buru, Maluku, pada Jumat (6/12/2024)

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bupolo menggelar aksi damai di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Buru, Maluku, pada Jumat (6/12/2024)

Aksi unjuk rasa Aliansi Pemuda Bupolo di depan Kantor KPU Kabupaten Buru diwarnai ketegangan. Polres Buru menegaskan tidak ada kekerasan dalam pengamanan, meski dua provokator diamankan demi menjaga situasi tetap kondusif

Buru, suararepubliknews.com – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bupolo menggelar aksi damai di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Buru, Maluku, pada Jumat (6/12/2024). Massa menuntut Ketua KPUD Walid Aziz dan Komisioner Faisal Mamulaty bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran di TPS 2 Desa Debowai, Kecamatan Waelata, serta meminta penghitungan ulang surat suara di lokasi tersebut.

Aksi yang semula berlangsung damai berubah tegang ketika tuntutan massa tidak direspons oleh pejabat KPU. Massa kemudian berusaha merangsek masuk ke kantor KPU, namun dihalau oleh personel Polres Buru yang bertugas mengamankan jalannya aksi.

Upaya Penegakan Keamanan Tanpa Kekerasan

Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melaksanakan tugas pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai prosedur. Namun, massa aksi yang merasa tidak puas mulai bertindak anarkis dan melakukan serangan fisik terhadap petugas.

“Anggota kami sudah berulang kali mengimbau agar aksi tetap berlangsung damai dan sesuai aturan. Namun, sebagian massa memilih bertindak agresif, bahkan memukul petugas kami yang sedang menjalankan tugas,” jelas AKBP Sulastri.

Meski mendapat serangan, aparat Polres Buru tidak membalas dengan kekerasan. Mereka justru berupaya menenangkan situasi sambil melindungi fasilitas kantor KPU dari kerusakan.

Penangkapan Dua Provokator

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, polisi akhirnya mengamankan dua orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi tersebut. Kedua pelaku segera dibawa ke Mapolres Buru untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan tindakan mereka.

“Penangkapan terhadap dua individu ini adalah upaya untuk menghindari eskalasi yang lebih besar dan menjaga keselamatan semua pihak, termasuk para pengunjuk rasa lainnya,” ungkap Kapolres.

Setelah kedua provokator diamankan, massa aksi secara bertahap membubarkan diri tanpa insiden tambahan.

Penghormatan terhadap Kebebasan Berpendapat

Kapolres Sulastri menegaskan bahwa Polres Buru menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tetapi mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa harus dilakukan secara damai dan sesuai hukum.

“Kami mendukung kebebasan berekspresi, namun tidak akan mentoleransi tindakan yang melanggar hukum atau membahayakan keselamatan publik dan petugas,” ujar Kapolres.

Ia juga memastikan bahwa tidak ada tindakan kekerasan dari pihak kepolisian terhadap massa aksi, meskipun beberapa anggota polisi mengalami luka akibat serangan massa.

“Kami bekerja sesuai prosedur, dengan pendekatan humanis. Situasi yang terjadi murni upaya kami melindungi kepentingan bersama tanpa tindakan represif,” tutupnya.

Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Tim Gabungan Kejaksaan Berhasil Tangkap Buronan Kasus TPPU di Jakarta Timur
Prediksi Duel Arema FC vs Malut United: Pertarungan Dua Tim Berimbang di Stadion Gelora Supriyadi
Kasubid Propam Polda Kepri  Pimpin Apel Aseistensi Peningkatkan Disiplin Seluruh Personil jajaran Polda Kepri Khusunya Di Polres Karimun.

Maluku

Kapolda Maluku Terima Audiensi Keuskupan Amboina, Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan di Maluku
Ops Antik, Polda Maluku Razia Narkoba Gabungan di Tempat Hiburan Malam
Sambut HUT ke-79, Pushubad Gelar Ziarah Rombongan ke TMP Kalibata

Tangerang Raya

Diduga Ada Kejanggalan Dalam Pengurukan Tpa Jatiwaringin, Ketua Iwo Tangerang Desak Keterbukaan Informasi Publik
Bawaslu Buru Buka Pendaftaran Pengawas Desa dan Kelurahan untuk Pilkada Serentak 2024: Ajakan Partisipasi Putra-Putri Daerah

Contact Us