Layanan Kesehatan Mengapung: Polres Kepulauan Tanimbar Berikan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Pesisir dengan Klinik Terapung di Desa Matakus
Kepulauan Tanimbar, suararepubliknews.com – Polres Kepulauan Tanimbar melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) bekerja sama dengan Tim Medis Sidokkes, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pesisir Desa Matakus, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Rabu, 25 September 2024. Layanan ini dilakukan melalui program inovatif Poliklinik Terapung, yang diinisiasi untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan konvensional.
Poliklinik Terapung: Solusi Polres Kepulauan Tanimbar untuk Akses Kesehatan di Daerah Pesisir
Klinik terapung ini dipimpin oleh Kasat Polair Ipda Reimal F. Patty, dengan didampingi Kasi Dokkes Ipda dr. Anastaysa Patty. Mereka turun langsung untuk melayani para nelayan dan warga pesisir, memastikan bahwa masyarakat setempat mendapat akses layanan kesehatan yang layak, meskipun berada di daerah yang terpencil.

Menurut Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kasat Polair Ipda Reimal F. Patty, program ini merupakan bentuk kepedulian Polres terhadap masyarakat pesisir yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama nelayan, dapat dengan mudah mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Kasat Polair menambahkan bahwa program ini adalah bukti komitmen Polres Kepulauan Tanimbar dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Penyuluhan Kesehatan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam: Polres Kepulauan Tanimbar Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Kesehatan Lingkungan
Selain memberikan layanan medis, program ini juga disertai penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh Kasi Dokkes Ipda dr. Anastaysa Patty. Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam dengan bijak.

“Langkah ini diambil untuk memberikan edukasi agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungannya,” jelasnya.
Antusiasme Warga: 44 Orang Mendapat Layanan Kesehatan, Termasuk Pemeriksaan Tekanan Darah dan Bantuan Persalinan
Sebanyak 44 warga Desa Matakus, yang terdiri dari 9 pria, 21 wanita, dan 13 anak-anak, ikut serta dalam program klinik terapung ini. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat berdasarkan resep dokter. Dalam beberapa kasus, tim medis juga memberikan layanan insidental, seperti membantu proses persalinan seorang ibu.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama berlangsungnya acara ini. Mereka menyambut baik kehadiran Poliklinik Terapung dan berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan di masa mendatang.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar, dengan respon positif dari warga. Layanan kesehatan ini dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan di wilayah pesisir.
Pewarta: Dhet
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024










