Home / Maluku

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:51 WIB

Polres Maluku Tenggara Pastikan Kematian Karyawati di Pulau Lik Akibat Sakit, Bukan Penganiayaan

Langgur, srn — Kepolisian memastikan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang karyawati perempuan bernama Veronika Rahanyanat dilakukan secara profesional dan berbasis fakta hukum. Hasil penyelidikan menyimpulkan korban meninggal dunia akibat kondisi medis serius, bukan karena tindakan kekerasan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi dalam konferensi pers yang digelar di Langgur, Rabu (25/2/2026) pukul 11.00 WIT. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy.

Kapolres menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara intensif menindaklanjuti laporan polisi tertanggal 19 Februari 2026 terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang disebut menyebabkan korban meninggal dunia.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan alat bukti yang sah, kami menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia bukan akibat penganiayaan, melainkan karena sakit yang dideritanya,” ujar AKBP Rian Suhendi.

Korban Sakit Sejak Masih Bekerja

Dari hasil penyelidikan, diketahui korban merupakan karyawati di salah satu perusahaan mutiara yang beroperasi di Pulau Lik, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara. Korban dilaporkan telah mengalami demam selama dua hari, sejak 17 hingga 19 Februari 2026 dini hari.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh kakak kandung korban, ipar korban, serta sejumlah rekan kerja yang turut dimintai keterangan oleh penyidik.

“Hasil visum et repertum menunjukkan hanya terdapat dua tanda pada tubuh korban, yaitu lebam atau kemerahan pada lengan serta pembengkakan pada bibir,” jelas Kapolres.

Lebam dan Bibir Bengkak Bukan Akibat Kekerasan

Penyidik memastikan bahwa tanda lebam pada lengan korban tidak ditemukan saat korban masih berada di lingkungan perusahaan. Luka tersebut diduga terjadi dalam perjalanan evakuasi korban menggunakan speed boat menuju rumah sakit.

Sementara itu, terkait bibir korban yang ditemukan bengkak, para saksi menyatakan kondisi tersebut tidak terlihat saat korban masih berada di mess perusahaan. Pembengkakan diduga terjadi akibat tindakan medis saat korban mengalami kejang-kejang dalam proses penanganan darurat.

Baca Juga  Terkait Konflik Izin Tambang Di Kabupaten Buru Kini Menjadi Sorotan Tajam,Hukum Jangan Kalah Oleh Para Broker Tambang

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban didiagnosis meninggal dunia akibat infeksi sepsis, yaitu kondisi infeksi berat yang menyebabkan kegagalan fungsi organ.

Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Kapolres menegaskan, Polres Maluku Tenggara berkomitmen menjalankan penegakan hukum secara profesional, akuntabel, dan transparan.

“Kami memastikan setiap proses penyelidikan dilakukan untuk membuat terang suatu peristiwa pidana. Kami juga membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penegakan hukum di Bumi Larvul Ngabal,” tegasnya.

Polres Maluku Tenggara mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. ( Dhet ).

Share :

Baca Juga

Maluku

Kapolda dan Kajati Maluku Jalin Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Keamanan Daerah

Maluku

Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Kabid Humas: Setiap Personel Polri Mengemban Fungsi Kehumasan

Maluku

Quick Respon Brimob Polda Maluku, Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Di Pasar Mardika.

Maluku

Kapolda Maluku Terima Audiensi Pimpinan BNI Ambon, Dorong Kolaborasi dalam Mendukung Perekonomian Daerah

Maluku

Hari Ke-10 Ops Zebra Salawaku, Polda Maluku Masih Menemukan Pelanggaran Lalulintas, Para Pelanggar Diberikan Teguran

Maluku

Kapolda Maluku Hadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon, Tegaskan Sinergi Menjaga Moralitas, dan Perkuat Stabilitas Daerah

Maluku

Kapolda Maluku Terima Kunjungan DPD RI: Komitmen Jaga Kondusifitas, Respons Isu Siber, dan Dukungan terhadap Adat Lokal

Maluku

Gelar Safari Kamtibmas di Gereja Katedral Ambon, Kapolda Maluku: “Keamanan Adalah Tanah Subur Bagi Masa Depan Anak Bangsa”

Contact Us