Home / Tak Berkategori

Rabu, 4 September 2024 - 15:48 WIB

Pujian Paus Fransiskus untuk Jokowi: Sebuah Tradisi Politik yang Menyejukkan

Paus Fransiskus, memberikan pujian hangat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas langkahnya yang memperkenalkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, dalam pertemuan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9/2024)

Paus Fransiskus, memberikan pujian hangat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas langkahnya yang memperkenalkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, dalam pertemuan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9/2024)

Jakarta, suararepubliknews.com — Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, memberikan pujian hangat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas langkahnya yang memperkenalkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, dalam pertemuan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9/2024). Langkah Jokowi ini dinilai oleh Paus sebagai sebuah tradisi politik yang patut dicontoh dan mampu mempererat hubungan antara pemimpin yang akan mengakhiri jabatannya dengan penerusnya.

Pengakuan Dunia Terhadap Tradisi Indonesia

Dilansir dari media ternama, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Paus Fransiskus secara khusus mengapresiasi kebiasaan Presiden Jokowi yang selalu mengenalkan presiden terpilih dalam setiap kesempatan bertemu dengan pemimpin dunia. “Presiden ke mana-mana selalu mengenalkan presiden terpilih, dan tadi secara khusus Paus mengatakan ini adalah tradisi yang bagus, di mana ada seorang presiden yang akan mengakhiri jabatannya memperkenalkan presiden yang akan datang,” ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Sambutan Kenegaraan dan Pertemuan Penting

Kedatangan Paus Fransiskus di Istana Merdeka disambut dengan upacara kenegaraan yang khidmat. Setelah upacara, Presiden Jokowi memperkenalkan jajaran menterinya kepada Paus Fransiskus. Salah satu menteri yang diperkenalkan adalah Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto. Prabowo tampak menyalami Paus Fransiskus dan terlibat dalam perbincangan singkat dengan pemimpin Vatikan tersebut.

Selain Prabowo, para menteri lainnya yang turut hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Satu per satu, mereka menghampiri dan menyalami Paus Fransiskus.

Veranda Talk: Pertemuan Santai Penuh Makna

Setelah sesi perkenalan, Jokowi dan Paus Fransiskus melanjutkan agenda mereka ke ruang kredensial di Istana Merdeka untuk sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu. Pertemuan ini kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan informal atau veranda talk yang diisi dengan diskusi ringan namun penuh makna. Pembicaraan ini menggambarkan kedekatan hubungan antara Indonesia dan Vatikan, serta peran penting agama dalam diplomasi kedua negara.

Salam Hangat untuk Prabowo dari Paus Fransiskus

Puncak dari kunjungan Paus Fransiskus ke Istana Merdeka adalah pidatonya di hadapan Jokowi, Prabowo, dan tokoh lintas agama serta korp diplomatik. Dalam pidato tersebut, Paus Fransiskus menyampaikan salam hangat kepada Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih Republik Indonesia. “Saya mengucapkan salam hangat kepada Presiden Terpilih untuk masa tugas pelayanan Anda yang membawa buah untuk Indonesia,” ujar Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus juga memuji Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas dan strategis di Asia Tenggara. Dia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Jokowi atas undangan kunjungannya ke Indonesia. “Dengan sepenuh hati, saya berterima kasih kepada Anda Bapak Presiden atas undangan yang menyenangkan untuk mengunjungi negara Anda,” tutup Paus Fransiskus, menggambarkan kesan mendalam atas kunjungannya ke Indonesia.

Diplomasi yang Menghangatkan Hubungan Dua Negara

Kunjungan Paus Fransiskus ini bukan hanya sekadar kunjungan kenegaraan, melainkan juga mempererat hubungan antara Indonesia dan Vatikan. Pujian yang diberikan Paus kepada Jokowi dan salam hangatnya kepada Prabowo menandai babak baru dalam diplomasi kedua negara, yang semakin memperkuat persahabatan dan kerja sama di berbagai bidang. Jokowi dengan bijaksana memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan penerusnya, sementara Prabowo mendapatkan pengakuan dan doa dari salah satu pemimpin spiritual paling berpengaruh di dunia. (Stg)

Share :

Baca Juga

Buru

Kapolda Maluku Tinjau Kesiapan Sarpras Mako Polres Buru
Y Lidia Dosmar Banjarnahor: PKK Humbahas Siap Berkolaborasi Dengan PWKI
Kades Gunung Leutik Agus Ramdani, S. Ip. Adakan Giat Jum’at. Berkah.
Polda Jabar Limpahkan Dua Tersangka Kasus Dago Elos Ke Kejaksaan
Relawan Ganjar Dukung Kaesang Pilwalkot Depok Ingin Runtuhkan Dominasi PKS
Yonif Raider 600/Modang Percepat Program Penekanan Stunting Di Distrik Kimaam
Dituding Terseret Arus Kolusi Terkait Anggaran Publikasi, Skretariat DPRD Kota Tangerang Layangkan  Hak Jawab
Polresta Cirebon Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024 untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Contact Us