PALEMBANG, SRN – pembicara dalam acara tersebut bekerja sama dengan universitas Muhammadiyah Yogyakarta acara tersebut dilaksanakan bertujuan utk membentuk karakter pengajar dan yang menerima pelajaran agar lebih menjaga budaya sekolah dengan baik’

Agar pendidikan bisa dirasakan oleh siswa / siswi nyaman belajar di sekolah ada suatu kejadian yang sangat miris di NTT gara gara tidak memiliki buku sama pulpen dia bunuh diri apakah penyebabnya?.
Mungkin karena malu ataukah karena tidak mampu untuk membeli buku dan pulpen ataukah karena tidak peka para pengajar kepada yang diajarkannya( siswa) semua itu menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan dunia pendidikan jangan menutup mata atas kejadian tersebuthal tersebut menjadi pelajaran bag kita semua dalam acara itubjuga dihadiri oleh kepala dinas pendidikan Sumsel Modyaboni menyampaikan sambutan untuk tetap bersemangat dalam membangun pendidikan di Sumsel
( Leman Sanjaya ).










