Home / Tak Berkategori

Sabtu, 5 November 2022 - 19:56 WIB

Warga Merak Diciduk Satresnarkoba Polres Cilegon Karena Mengedarkan Obat Terlarang Tramadol dan Haxymer

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon Polda Banten berhasil mengamankan Ratusan obat Tramadol dan obat Haxymer, Jumat (04/11/2022).

Cilegon Banten,Suara Republik,News. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon Polda Banten berhasil mengamankan Ratusan obat Tramadol dan obat Haxymer pada Jumat (04/11) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro, melalui oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Cilegon AKP Shilton membenarkan bahwa, “Satresnarkoba Polres Cilegon telah menangkap pelaku MI (29) seorang laki-laki warga Lingkungan Langon Kelurahan Mekarsari Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon yang diduga selaku pengedar obat Tramadol dan obat Haxymer,” kata Shilton pada Selasa (08/11/2022).

Shilton menjelaskan, “Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa pada Jumat (04/11) sekitar pukul 11.00 Wib di pinggir jalan tepatnya di Lingkungan Jombang Masjid Barat Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang Kota. Cilegon akan ada transaksi obat jenis G,” ujar Shilton.

Atas informasi tersebut Satresnarkoba Polres Cilegon langsung bergerak cepat, “Petugas berhasil mengamankan pelaku MI (29) kemudian di lakukan pengeledahan lalu ditemukan barang bukti berupa 840  butir Tramadol, 1 botol Obat Haxymer berisi 800 butir, 1 unit Handphone merk Infinix warna hijau, 1 buah tas warna hitam dan 1 pack plastik klip,” ucap Shilton.

Dari keterangan pelaku, Obat keras tersebut di beli dari pelaku BO (DPO) seharga Rp.1.550.000,-.

“Pelaku mengakui mendapatkan obat tersebut dari pelaku BO (DPO) dengan tujuan untuk diedarkan atau dijual agar mendapatkan keuntungan kemudian tersangka berikut barang bukti diamankan ke Polres Cilegon,” lanjut Shilton.

Kami menghimbau kepada masyarakat, “Apabila menemukan penyalahgunaan Narkoba segera mungkin Laporkan kepada pihak Kepolisian terdekat atau melaporkan ke Call Center 110,” himbau Shilton.

Atas perbuatannya. “Pelaku Dijerat Pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan (3) dan atau pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 Miliyar,” tutup Shilton.

(Holid/team)

Share :

Baca Juga

Ribuan Massa Diperkirakan Akan Hantarkan Paslon Oloan Rebeka ke KPU Humbahas
Oknum Polisi Aniaya Tiga Remaja yang Diduga Pencuri Ayam di Ambon
Kapolsek Malingping Bersama Camat Malingping Datangi Koramil 0313/Malingping Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun TNI ke-78

Jawa Barat

Wali Kota Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres 11/2025, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Daerah

Tangerang Raya

Bersekongkol dengan Anak Buah Ben-Pilar Dalam Kasus Korupsi Sampah Tangsel Rp75 M, Direktur EPP Dijebloskan ke Penjara
Ramalan Zodiak Minggu 28 Juli 2024: Terungkap Nasibmu Hari Ini!
Polresta Cirebon Gelar Festival Band Pelajar Se-Kabupaten Cirebon
Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat PPK Ditunda.

Contact Us