Home / Tak Berkategori

Kamis, 5 Desember 2024 - 01:04 WIB

Waspada Hipertiroidisme pada Anak: Gejala dan Dampaknya yang Perlu Diketahui

Hipertiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah berlebihan, memengaruhi berbagai aspek metabolisme tubuh

Hipertiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah berlebihan, memengaruhi berbagai aspek metabolisme tubuh

Produksi hormon tiroid berlebih pada anak dapat mengganggu pertumbuhan, metabolisme, hingga memicu komplikasi serius. Kenali tanda-tanda dan langkah penanganannya di sini!

Bandung, suararepubliknews.com – Hipertiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah berlebihan, memengaruhi berbagai aspek metabolisme tubuh. Pada anak-anak, hipertiroidisme sering terkait dengan penyakit Graves, tetapi juga dapat disebabkan oleh peradangan tiroid atau faktor lain. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berdampak serius pada perkembangan dan kesehatan anak.

Gejala Hipertiroidisme pada Anak

  1. Nafsu Makan Meningkat, Berat Badan Menurun
    Anak dengan hipertiroidisme sering merasa lapar, tetapi metabolisme yang berlebihan membuat berat badan mereka sulit naik, bahkan menurun.
  2. Kelelahan dan Kesulitan Tidur
    Meskipun aktif, anak-anak ini sering merasa lelah dan mengalami kesulitan tidur akibat metabolisme tubuh yang tidak seimbang.
  3. Jantung Berdebar dan Tekanan Darah Tinggi
    Irama jantung tidak teratur atau detak jantung yang cepat (takikardia) sering menjadi gejala utama hipertiroidisme.
  4. Tremor dan Berkeringat Berlebihan
    Tangan anak mungkin gemetar, mereka terlihat gelisah, dan sering berkeringat meskipun cuaca tidak panas.
  5. Gangguan Konsentrasi
    Hipertiroidisme dapat memengaruhi kemampuan konsentrasi, sehingga prestasi akademik anak berpotensi terganggu.
  6. Gejala Lainnya
    Mata menonjol (eksoftalmus), pembesaran tiroid (gondok), diare, atau kulit yang kemerahan juga dapat terjadi pada anak dengan hipertiroidisme.

Dampak Hipertiroidisme Jika Tidak Ditangani

  • Krisis Tiroid: Kondisi darurat yang ditandai dengan demam tinggi, detak jantung ekstrem, dan gangguan kesadaran.
  • Gangguan Pertumbuhan: Hipertiroidisme dapat menghambat perkembangan fisik, termasuk pertumbuhan tulang.

Diagnosis dan Penanganan Hipertiroidisme

Diagnosis dilakukan melalui tes darah untuk mengevaluasi kadar hormon tiroid (T3, T4) dan TSH. Ultrasonografi atau pemindaian radionuklida dapat membantu mendeteksi pembesaran kelenjar tiroid.

Penanganan meliputi:

  • Obat Antitiroid: Seperti metimazol, untuk mengurangi produksi hormon tiroid.
  • Beta-blocker: Mengontrol gejala seperti jantung berdebar.
  • Terapi Definitif: Dalam kasus berat, radioiodin atau operasi mungkin diperlukan untuk mengatasi kondisi ini secara permanen.

Konsultasikan dengan Dokter

Jika anak menunjukkan gejala hipertiroidisme, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Prediksi Laga Liga 1: PSM Makassar vs Borneo FC, Duel Panas di Batakan
Silaturahmi Kapuspen TNI Dengan Rektor Unhan Bahas Kemampuan Public Speaking Prajurit TNI
Prediksi Laga Fenerbahce vs Gaziantep: Sang Calon Juara Siap Hancurkan Tamu Terpuruk
Polda Maluku Amankan Shalat Tarawih di Masjid Raya Alfatah, Jami dan Alhijrah
Acara Rutin, Tahunan,Kepala Desa Sukaharja  Santunin 1000 Anak Yatim dan Dhuafa

Banten

Tujuh Tahun Mengabdi, FWJ Indonesia Lanjutkan Langkah dengan Pengurus Baru
Minta Pertamina Ramba Support Pelaku UMKM Gambo Muba

Maluku

Peduli Kemanusiaan,  Kapolres Sbt Jenguk Dan Salurkan Bantuan Bagi Anak Penderita Kusta Dan Gizi Buruk Di RSUD Bula

Contact Us