Home / Tak Berkategori

Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:38 WIB

Zelensky Tegaskan Referendum untuk Penyerahan Wilayah: “Ukraina Tidak Akan Menyerah pada Putin”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan keterangan kepada media Prancis pada 30 Juli 2024, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. GENYA SAVILOV / Getty Images

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan keterangan kepada media Prancis pada 30 Juli 2024, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. GENYA SAVILOV / Getty Images

Kyiv, suararepubliknews.com – Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa penyerahan wilayah Ukraina untuk mengakhiri perang yang dipicu oleh Vladimir Putin harus didukung melalui sebuah referendum di Ukraina. Dalam wawancara dengan media Prancis, Zelensky menyatakan bahwa langkah tersebut bukanlah pilihan terbaik karena hal ini akan menjadi kemenangan bagi Putin jika ia berhasil mengambil sebagian wilayah Ukraina.

“Pertanyaan Sangat Sulit” Menurut Zelensky

Zelensky menekankan bahwa Ukraina tidak akan pernah menyerahkan wilayahnya karena ini bertentangan dengan Konstitusi Ukraina. “Keputusan mengenai integritas teritorial Ukraina tidak dapat dibuat oleh presiden, melainkan oleh rakyat Ukraina,” katanya dalam wawancara dengan Le Monde, AFP, dan L’Equipe yang diterbitkan hari Rabu (31/07). Ia menambahkan bahwa langkah seperti itu adalah “pertanyaan yang sangat, sangat sulit.”

Referendum sebagai Opsi

Meskipun menyerahkan wilayah bukanlah opsi yang diinginkan, Zelensky tidak mengesampingkan kemungkinan referendum mengenai masalah ini. “Agar hal itu bisa terjadi, rakyat Ukraina harus menyetujuinya,” tambahnya.

Pergeseran Opini Publik di Ukraina

Setelah dua setengah tahun perang, survei terbaru menunjukkan adanya pergeseran opini di kalangan masyarakat Ukraina terhadap prospek perundingan. Jajak pendapat pada bulan Mei oleh Kyiv International Institute for Sociology (KIIS) menemukan bahwa sepertiga (32%) warga Ukraina akan menerima penyerahan wilayah demi perdamaian dan kemerdekaan, dibandingkan dengan 26% pada bulan Februari tahun ini dan 9% pada Februari 2023. Namun, lebih dari separuh (55%) masih menentang penyerahan wilayah kepada Rusia jika hal itu akan mengakhiri perang.

Desakan untuk Perundingan Kembali

Kantor berita Ukraina ZN.UA melaporkan pada bulan Juli bahwa 44 persen warga Ukraina setuju bahwa sudah waktunya untuk memulai kembali perundingan dengan Rusia. Zelensky sebelumnya menyatakan kepada BBC bahwa jika Moskow siap untuk melanjutkan perundingan untuk mengakhiri perang sesuai dengan Piagam PBB, Ukraina akan siap untuk melakukannya.

Persyaratan Perdamaian Rusia dan Ukraina

Zelensky menekankan bahwa perwakilan Rusia harus menghadiri pertemuan puncak kedua pada bulan November untuk mempresentasikan rencana perdamaian berdasarkan kerangka perdamaian yang diumumkan pada November 2022, yang mencakup penarikan semua pasukan Rusia dari wilayah Ukraina. Namun, Kremlin telah berulang kali menolak upaya perdamaian Ukraina dan formula 10 poinnya.

Sikap Rusia Terhadap Negosiasi

Sebelum KTT perdamaian pertama pada bulan Juni, Putin mengatakan bahwa sebagai syarat untuk negosiasi perdamaian, Ukraina harus sepenuhnya menarik diri dari empat oblast yang diduduki sebagian dan telah dianeksasi secara ilegal oleh Moskow pada tahun 2022. Hal ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Kyiv.

Momentum untuk Negosiasi

Ide negosiasi antara kedua belah pihak terus mendapatkan banyak momentum. Pekan lalu, sekutu Rusia, China, menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan dalam kunjungan ke Guangzhou bahwa Kyiv siap untuk berunding dengan Moskow. Namun, Kyiv kemudian mengklarifikasi bahwa maksud Kuleba adalah Ukraina hanya akan membicarakannya jika Rusia siap untuk berunding dengan itikad baik.

Harapan untuk Solusi Diplomatik

“Kami berada di garis depan selama Rusia ingin berperang,” kata Zelensky. “Namun, kita dapat menyelesaikan masalah ini secara diplomatis, jika Rusia bersedia.” (Stg)

Sumber: miamiherald “Zelensky Names One Condition for Ukraine to Give Up Territory”

Share :

Baca Juga

Pemkab Muba Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Sungai Lilin
Prediksi Indonesia Hadapi Myanmar di Laga Perdana Piala AFF 2024
Wakapolda Maluku Pimpin Apel Gabungan, Personel Diingatkan Profesional dan Ikhlas Layani Masyarakat

Maluku

Polres Maluku Tengah Lakukan Trauma Healing Kepada Anak-anak Korban Konflik di Seram Utara

Tangerang Raya

Rp4 Miliar Proyek Jembatan Periuk Disorot Tajam, Kualitas Konstruksi dan Pengawasan Dipertanyakan
Drama Terakhir di Grup Sepak Bola Olimpiade Paris 2024: Pertarungan Hidup Mati!

Tulungagung

FORUM KONSULTASI PUBLIK PKB, BBNKB & PAJAK DAERAH

Maluku

Kapolda Maluku Kunjungi Kampus Unpatti Perkuat Kerjasama Riset dan Pendidikan

Contact Us