Home / Tak Berkategori

Senin, 7 Maret 2022 - 19:52 WIB

Pemkab Muba Evaluasi TPP ASN, Plt Bupati Beni Hernedi Ingin TPP ASN Muba Adil

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) gelar Rapat evaluasi terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Muba tahun 2022, bersama organisasi perangkat daerah terkait yang berlangsung Ruang Rapat Serasan Sekate, Jumat (4/3/2022).

Plt Bupati Muba Beni Hernedi memimpin langsung rangkaian rapat yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi. Peserta rapat dihadiri Asisten Bidang Petekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, Asisten Bidang Administrasi Umum Drs Safaruddin, Kepala BPKAD Muba H Zabidi SE MM, Inspektur Muba Drs H RE Aidil Fitri, Plt Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala BPPRD Haryadi Karim SE MSi, Kepala BKPSDM Muba Endang Dwi Hastuti SE MSi serta Kabag Hukum Setda Romasari Purba, Kabag Organisasi Setda Kundari dan Perwakilan OPD lainnya.

Dikatakan Plt Bupati Beni, hari ini dimulai rapat mengenai evaluasi terhadap TPP ASN di Kabupaten Muba, berdasarkan dari kondisi yang ada, maka perlu menentukan rumusan-rumusan yang untuk mengevaluasi sesuai dengan isu-isu yang berkembang, kondisi-kondisi aktual yang ada di Kabupaten Muba.

“Seperti sekarang, akhir-akhir ini adanya isu-isu argumen katanya TPP yang tidak berkeadilan antar ASN karena tempat atau intansi bertugas, maka dari itu kita perlu melakukan evaluasi dan bukan berarti TPP ini ditiadakan,”ucapnya.

Ketua PMI Kabupaten Muba ini juga menyebutkan, target pembahasan evaluasi TPP ASN ini sebelum tanggal 15 Maret sudah selesai. Dalam mengevaluasi TPP ASN ini diusahakan untuk mematuhi aturan yang berlaku, selain itu juga pertimbangan terhadap beban kerja, tempat bertugas dan lainnya.

“Jangan sampai ada ketidakadilan, misalkan ada ASN yang beban kerjanya banyak tapi tidak dihargai namun ASN yang kerjanya biasa saja TPP nya besar, nah inilah yang harus kita evaluasi. Sehingga tidak akan muncul perasaan ASN yang merasa tidak adil. Tujuan TPP ini kan untuk memberikan motivasi, menghargai dan meningkatkan pelayanan publik,”ujar Beni.

Kepala BPKAD Kabupaten Muba H Zabidi SE MM, menuturkan Arah Kebijakan Penganggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan keuangan daerah.

“Selain itu juga diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 (Revisi) mengenai tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi ranperda tentang RJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD yang berdasarkan Undang-undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Dimana setiap kebijakan pengelolaan keuangan daerah disusun sesuai kebutuhan penyelenggaraan yang berpedoman pada KUA PPAS dan didasari pada RKPD dalam APBD itu sendiri,” imbuhnya.

Kemudian, terukur secara rasional yang dapat dicapai dengan kepastian tersedianya dana atas penerimaan daerah dalam jumlah yang cukup dan setiap pengeluaran daerah harus memiliki dasar hukum yang melandasi.

“TPP ASN juga diberikan berdasarkan beban kerja, prestasi kerja, kondisi kerja, tempat bertugas, kelangkaan profesi ataupun pertimbangan objektif lainnya”, tambahnya.

Share :

Baca Juga

Kandang Ayam Milik PT Eka Jaya Fram, Diduga tidak Berijin Dilaporkan Warga Langsung Ke Bupati Serang.
Pimpin Langsung Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022,Camat Cijaku Berpesan.
Tingkatkan Sinergitas dan Berbagi Kebahagiaan, Kapolres Humbahas Berikan Bingkisan Nataru Kepada Awak Media
Dinkes Lebak Waspadai Keracunan Ciki Ngebul
Polda Sumut Bantu Warga Terdampak Banjir, Pastikan Pilkada Tetap Berjalan Lancar
Mantri Akan Ambil jalur Hukum Puluhan Kayu di Lahan Perhutani Mati,Gegara Pembuangan Limbah kotoran dari Kandang Ayam
Wakil Bupati Humbahas Oloan P Nababan Sambut Peserta Lake Toba Bike Adventure 2023 di Sipinsur
Kapolda Maluku Hadiri Peringatan HUT Ke-79 TNI di Ambon, Pimpin Syukuran dan Beri Penghormatan kepada Veteran

Contact Us