Home / Tak Berkategori

Selasa, 21 Februari 2023 - 18:59 WIB

Pemkab Humbahas Pimpin Rapat Koordinasi Profiling Kebutuhan Pemberdayaan Perhutani Sosial

Sekda Humbahas Drs. Tonny Sihombing, M.IP pimpin Rapat Koordinasi Profiling Kebutuhan Pemberdayaan Perhutani  Sosial, (20/2/2023).

Doloksanggul, Suararepubliknews.com – Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE yang diwakili Sekretaris Daerah Humbang Hasundutan Drs. Tonny Sihombing, M.IP pimpin Rapat Koordinasi Profiling Kebutuhan Pemberdayaan Perhutani  Sosial dan butuhan Lapangan bersama Deputi II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan dan tim (20/2) di Ruang Rapat Sekretariat`Daerah Humbang Hasundutan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan kami mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan Deputi II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan bersama tim dalam rangka mengoptimalkan program perhutanan sosial yang bertujuan untuk  mensejahterakan masyarakat dimana masyarakat sebagai pengelola sunber daya hutan memiliki kepastian  berusaha dan dapat dikelola secara berkesinambungan”, ucap Sekretaris Daerah Humbang Hasundutan Drs. Tonny Sihombing, M.IP dalam sambutannya.

Sekretaris Daerah Humbang Hasundutan Drs. Tonny Sihombing, M.IP juga menambahkan bahwa Pemkab Humbahas sangat mendukung program pemerintah ini, dimana perhutanan sosial merupakan subuah program nasional yang bertujuan untuk melakukan pemerataan ekonomi melalui tiga pilar, yaitu lahan, kesempatan usaha dan sumberdaya manusia. Program ini merupakan wujud asas keadilan dalam memanfaatkan dan mengelola sumberdaya hutan untuk dijadikan tempat berusaha bagi masyarakat, mengembangkan sumber kehidupan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya.

Di Sumatera Utara terdapat 9 Kabupaten yang dipilih sebagai lokus intervensi pmberdayaan antara lain, Langkat, Simalungun, Serdang Berdagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Samosir, Deli Serdang dan Humbang Hasundutan.

Terdapat 3 Kabupaten dari 9 Kabupaten yang menjadi lokus intervensi pemberdayaan pertama, yaitu Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Samosir.  Lokus intervensi pemberdayaan pertama ini dipilih berdasarkan ketersediaan KUPS dan kualitasnya, keaktifan Pemda dalam mendukung program PS, kuantitas SK per Kabupaten, ketersediaan pemetaan sosial (kebutuhan pemberdayaan dan komoditi), insan dengan lokasi yang diserahkan Sknya oleh Presiden, asesibilitas serta kondusifitas atau minimnya konflik sosial/tenurial di lapangan.

Hadir juga dalam rapat ini oleh Kepala OPD, Kepala UPT Kesatuan Pengelola HUtan (KPH) XIII di Doloksanggul,  Kepala UPT Kesatuan Pengelola HUtan (KPH) XII di Tarutung, Camat, Kepala Desa, dan Ketua Kelompok Tani Hutan.   (Demak S)

Share :

Baca Juga

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Sapi di Pollung dan Sijamapolang
Sri Matondang Putri Humbahas Peraih Medalai Emas Dan Harumkan Nama Humbahas
Berbagi Kasih Terhadap Warga Binaan, Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS Beri Bantuan Sembako, Pakaian Layak Pakai dan Tas Sekolah
Wali Kota Helldy Minta HKN Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan
Ketua Gerindra Cimahi Yang Juga Wakil Ketua DPRD Antar 45 Bacaleg Tidak Bawa Kader Ke KPU Kota Cimahi
Ketua Umum Willem Wandik SSos Lantik Pengurus DPD GAMKI Provinsi Banten Periode 2022-2025

Maluku

Ustadz Abdul Somad Ceramah di Mabes Polri, Diikuti Kapolda Maluku Melalui Vicon

Hukum

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditolak, DPR Deklarasikan Hormati Putusan MK

Contact Us