Home / Banten

Jumat, 20 Juni 2025 - 07:55 WIB

SMPN 3 Munjul Diduga Langgar Aturan Kenaikan Kelas dan Kelulusan Siswa

Pandeglang, Suararepubliknews – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Munjul di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diduga melakukan pelanggaran terhadap aturan yang ditetapkan oleh Bupati Pandeglang terkait dengan kegiatan kenaikan kelas dan kelulusan siswa, Kamis (19/6/2025).

Dugaan pelanggaran ini muncul setelah adanya informasi bahwa sekolah tersebut melakukan pungutan biaya kepada orang tua siswa untuk kegiatan kenaikan kelas, yang secara eksplisit dilarang oleh aturan yang berlaku.

Menurut informasi dari beberapa orang tua siswa-siswi yang diperoleh, SMPN 3 Munjul melakukan iuran untuk kenaikan kelas dengan nominal yang bervariasi.

Besarnya iuran tersebut adalah Rp 200.000 untuk kelas 1, Rp 280.000 untuk kelas 2, dan Rp 300.000 untuk kelas 3.

Selain itu, kenaikan kelas di SMPN 3 Munjul juga disertai dengan pesta tari seni dan kegiatan lainnya, yang bertentangan dengan aturan yang ditetapkan oleh Bupati Pandeglang.

Tujuan aturan ini adalah untuk mengurangi beban biaya pada orang tua siswa-siswi dan meningkatkan efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan kenaikan kelas.

Namun, SMPN 3 Munjul tampaknya tidak mengindahkan aturan ini.

Komite SMPN 3 Munjul, berinisial RO, membenarkan adanya iuran tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan musyawarah dengan wali murid sekolah tersebut.

Menurut RO, wali murid tidak keberatan dengan adanya iuran ini.

RO juga menambahkan bahwa tidak semua siswa-siswi diminta iuran, terutama anak yatim tidak dikenakan iuran.

Selain itu, RO menyatakan bahwa sekolah telah membuat surat pernyataan bahwa tidak ada paksaan dari pihak sekolah.

Namun, dugaan pelanggaran ini perlu diinvestigasi lebih lanjut untuk mengetahui kebenarannya dan mengambil tindakan yang tepat.

Bupati Pandeglang telah mengeluarkan aturan yang jelas terkait larangan pungutan biaya, penggunaan sarana dan prasarana yang ada, dan larangan sewa-menyewa untuk kegiatan kenaikan kelas.

Baca Juga  Pendekar Banten Korcam Wanasalam Menabuh Genderang Perlawanan: Tolak Keras Praktik Ilegal Logo "Lebak Ruhay" di Tiket Pantai Talanca, Tuntut Penegakan Hukum Tanpa Kompromi!

Masyarakat berharap agar pihak sekolah dan pemerintah daerah dapat menjalankan aturan dengan baik dan transparan, sehingga kegiatan kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi dapat berjalan dengan lancar dan tidak membebani orang tua siswa-siswi. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Banten

Pemkab Serang Pastikan Wisatawan Aman dan Nyaman Isi Liburan Lebaran 2026 di Pantai Anyer-Cinangka.

Banten

Sekda Tekankan ASN Pemkab Serang Efisiensi Anggaran Secara Cerdas

Banten

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila: Kapolres Lebak Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila

Banten

PKS Kertajaya Dituding Buang Limbah Secara Ilegal

Banten

Polisi Peduli Pendidikan: Kapolsek Cijaku Sosialisasi Bahaya Radikalisme dan Narkoba di SMA Negeri Cijaku

Banten

Operasi Patuh Maung 2025 Hari Ke-12: Satlantas Polres Lebak Gencarkan Penertiban Lalu Lintas di Jalan Sunan Kalijaga

Banten

HLM TPID, Wabup Serang Najib Hamas Pastikan Stok Pangan Jelang Akhir Tahun Aman

Banten

Motif Begal yang Menggorok Leher Tukang Ojek di Pandeglang Terungkap: Terdesak Kebutuhan Ekonomi

Contact Us