Siswa PAUD,TK,SD Tour Pelajar Bukan di Wilayah sendiri namun di luar, 01/03/2023.
Tulungagung, Suararepubliknews.com – Wilayah Kabupaten Tulungagung sangat Terkenal dengan Tempat – tempat wisata baik potensi wisata alam maupun buatan dan juga wisata berbasis budaya,serta tempat bersejarah zaman kerajaan maupun Situs sejarah juga ada
Akan tetapi sangat disayangkan dari kalangan pelajar dari tingkat PAUD,TK,SD, hingga SMP yang belum mengetahui tentang hal tersebut, 01/03/2023.
Terlebih Kebiasaan dari pihak Sekolah yang mengajarkan untuk para siswanya dengan Tour di luar wilayah Kabupaten Tulungagung menjadi alasan utama akan hilangnya Kearifan lokal yang seharusnya di pupuk sejak usia dini nampak hilang
Hal tersebut di ungkapan oleh Anang Mustofa selaku Ketua ASIDEWI (Asosiasi Desa Wisata Indonesia) Kabupaten Tulungagung
“saat ini banyak yang study tour ke luar daerah jadi alangkah baiknya jika Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung mampu membuat peraturan seperti yang ada di Kabupaten Banyuwangi seperti di Kutib dari laman media ‘ https://www.adatah.com/pemerintahan/2447721106/pelajar-tk-sd-smp-hingga-guru-di-banyuwangi-dilarang-study-tour-ke-luar-kota-awas-melanggar?page=2 ‘ tentang larangan Pelajar study Tour di luar Kabupaten”,terangnya
Lanjut,”Tulungagung punya potensi wisata luar biasa dan juga sudah banyak yang mendirikan destinasi wisata desa bahkan desa wisata dengan berbagai paket eduwisata yang mengangkat potensi desa baik dibidang industry, pertanian, perikanan, peternakan dan budaya . Pelajar Tulungagung harus dikenalkan dulu potensi daerahnya jadikan saat ini sudah banyak di masing masing kecamatan ada wisata desa dan lembaga pendidikan mulai dari PAUD TK SD SMP kalau di hitung rata rata tiap kecamatan ada kurang lebih 130 lembaga. Dengan program berkunjung ke wisata desa tentunya ini nanti akan meningkatkan usaha pariwisata di desa dan yang sangat penting kita tahu akan mengangkat perekoniman masyarakat di desa karena banyak warga yang terlibat usahanya di bidang wisata.
Jadi kami berharap Pemkab juga punya visi pengembangan desa wisata yang menjadi program prioritas RPJM Nasional saat ini.pemkab harus mengeluarkan kebijakan bahwa anak PAUD TK SD SMP jangan berwisata keluar daerah sebelum pelajar di satu angkatan itu belum punya sertifikat wisata lokal”imbuhnya…Yps/Kbt









