Home / Tak Berkategori

Kamis, 2 Maret 2023 - 16:33 WIB

Evaluasi Panglima TNI Ungkap Sinergi Dengan Pemda Atasi Bencana Tak Maksimal

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Pimpin Rakornas 2023 BNPB di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Jakarta, Suararepubliknews.com – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjelaskan kendala saat menanggulangi bencana. Kendala tersebut adalah belum maksimalnya sinergisitas TNI dengan pemerintah daerah (pemda).

“Kami TNI memiliki prajurit, memiliki sarana-prasarana, baik alutsista, yang tentunya dapat membantu pelaksanaan penanggulangan bencana di daerah,” ujar Yudo dalam paparannya di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2023 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Yudo menuturkan koordinasi TNI dengan pemda ketika ada bencana belum berjalan baik. Kondisi ini dilaporkan para komandan kodim (dandim), komandan korem (danrem), dan panglima kodam (pangdam) kepada Yudo.

“Kendalanya saat ini adalah belum terkoordinir ataupun belum bersinergi. Kami mempunyai sarana-prasarana, mempunyai pejabat Forkopimda tadi. Baik danrem, pangdam, dandim, dengan perangkatnya di daerah ini sering memberikan laporan ke saya, belum bersinergi atau terkoordinir dengan baik,” sambung dia.

Yudo meminta agar kendala ini dievaluasi bersama. Dia mengajak para kepala BPBD sama-sama bersinergi dengan TNI di daerah.

“Jadi perlu nanti ke depan, kita laksanakan, menjadi evaluasi kita bersama. Silakan kepala BPBD di daerah yang sudah ditunjuk gubernur, bupati, wali kota ini dapat memanfaatkan, sama-sama berkoordinasi dengan TNI yang ada di daerah,” ucap Yudo.

Yudo mengimbau prajurit TNI tak selalu menunggu arahan pimpinan ketika terjadi bencana. Dia meminta prajurit TNI paham dengan tugas dan kewajibannya.

“Adapun peran TNI dalam tanggap darurat, di antaranya TNI memiliki kapasitas dan kemampuan melaksanakan tugas dalam situasi dan kondisi darurat. Tadi saya sampaikan, kami punya prajurit-prajurit andal dan juga alutsista yang ada,” tutur Yudo.

“Tentunya dalam tanggap darurat ini, sudah saya sampaikan kepada seluruh jajaran, tidak lagi menunggu perintah, artinya tidak harus selalu ada telegram hitam di atas putih dari Panglima TNI,” lanjut Yudo.

Yudo kembali menegaskan perintahnya kepada jajaran untuk cepat tanggap jika terjadi bencana. Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ini mengingatkan jajarannya selalu berkoordinasi dengan BPBD dan masing-masing kepala daerah.

“Sudah saya sampaikan, saya sudah perintahkan para prajurit di daerah, para pangdam, apabila ada tanggap darurat segera jalankan dulu, segera datang, berkoordinasi dengan BPBD dan kepala daerah,” tegas Yudo.

“Sehingga semuanya dapat teratasi dengan cepat. Jadi tidak perlu selalu harus menunggu perintah dari atas, karena ini tanggap darurat, perlu kecepatan tindak, perlu kecepatan untuk melaksanakan tugas-tugas kebencanaan,” pungkas dia. ( MS )

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil

Share :

Baca Juga

Plt Kepsek SDN 071213 Hiliana’a Gomo Diduga Menggelapkan Dana Bos, Dana PIP Dan Dana Afirmasi Sekolah

TNI/Polri

Kunjungan Tim Wasev Jadi Momentum Evaluasi Percepatan Pembangunan TMMD di Desa Krangean
Groundbreaking Pembangunan Koramil Baleendah, Langkah Strategis Kodim 0624/Kabupaten Bandung dalam Meningkatkan Ketahanan Wilayah

Banten

Desa Bolang Gelar Santunan Akbar Anak Yatim, Camat Malingping: Ini Bekal di Akhirat
Pemerintah Desa Bolang Gelar Acara Halal Bihalal Bersama Para Perangkat Desa Dan Tokoh Masyarakat.
Teken PKS dengan Bulog, TNI Dukung Stabilitas Pangan Nasional
Tinjau Pembangunan Asrama Mako Brimob Muba, Pj Bupati Apriyadi Ingatkan Kontraktor
MARTA ROMADHON

Contact Us