Kondisi Perdana Menteri Slovakia Robert Fico stabil dan membaik, kata para dokter yang merawatnya pada hari Senin, saat ia pulih pasca dihantam empat peluru dalam sebuah upaya pembunuhan pekan lalu.
Slovakia.SuaraRepublikNews.com, – Aksi percobaan pembunuhan tersebut merupakan sebuah peristiwa besar dan yang pertama terhadap seorang pemimpin politik Eropa dalam lebih dari 20 tahun terakhir, ini menggarisbawahi perpecahan politik yang dalam di Negara Slovakia.
“Setelah pertemuan dewan medis hari ini, kondisi pasien berangsur stabil,” Rumah Sakit di kota Banska Bystrica, Slovakia, menyatakan dalam sebuah pernyataan di halaman media sosialnya.
“Dia secara klinis membaik, berkomunikasi, dan penanda inflamasinya berangsur-angsur menurun. Namun Perdana Menteri masih harus terus dalam perawatan kami.” Wakil Perdana Menteri Robert Kalinak mengatakan pada hari Minggu (19/05) bahwa nyawa Fico sudah tidak dalam bahaya, meskipun kondisinya masih sangat memprihatinkan sehingga ia harus dipindahkan ke rumah sakit pusat di ibukota Bratislava.
Dilansir dari Media Apnews, Menteri Dalam Negeri Matus Sutaj Estok mengatakan pada hari Minggu (19/05) bahwa sebuah tim investigasi telah dibentuk, yang akan menyelidiki apakah tersangka bertindak sendiri seperti yang diyakini sebelumnya.
Tersangka berusia 71 tahun, yang diidentifikasi oleh pihak kejaksaan bernama Juraj C., yang merupakan seorang mantan petugas sekuriti sebuah pusat perbelanjaan dan penulis tiga koleksi puisi. Para penyelidik akan terus berupaya untuk mengidentifikasi apakah ia merupakan bagian dari sekelompok orang yang bersekongkol untuk melakukan pembunuhan berencana, ujar Estok.
Salah satu faktor kecurigaan yang menunjukkan keterlibatan orang lain dalam penyerangan adalah komunikasi jaringan internet tersangka telah dihilangkan dua jam setelah percobaan pembunuhan, tetapi tidak dilakukan oleh tersangka dan juga istrinya, katanya. (Stg)











