Home / Tak Berkategori

Minggu, 2 Juni 2024 - 07:57 WIB

Israel Kuasai Semua Titik Akses Bantuan ke Gaza Setelah Merebut Koridor Philadelpia

Setelah pengumuman Israel pada hari Rabu (29/05) bahwa mereka telah menguasai Koridor Philadelpia di sepanjang perbatasan Palestina-Mesir, blokade tentara di semua perbatasan Jalur Gaza diperkuat, dan semua titik masuk bantuan direbut.

Yerusalem, SuaraRepublikNews.com –  Langkah ini memutus hubungan geografis Gaza dengan Mesir, sehingga memungkinkan pemerintah Tel Aviv untuk menghalangi atau membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Wilayah ini telah mengalami krisis kemanusiaan yang besar akibat serangan yang terus berlanjut sejak 7 Oktober 2023.

Dilansir dari Anews, yang paling terkena dampak dari perkembangan ini adalah 2,3 juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza, di mana mereka telah menderita kekurangan makanan, air, dan obat-obatan yang parah akibat pemblokiran yang dilakukan oleh Israel, yang melanggar hukum internasional dan hukum perang.

Menurut pernyataan dari Kantor Media pemerintah Gaza, 2,3 juta warga Palestina, termasuk 2 juta orang yang telah mengungsi berkali-kali dan bergantung pada bantuan harian, membutuhkan lebih dari 7 juta makanan per hari karena adanya kebijakan “pembatasan makanan” oleh Israel.

Selain itu, bahan bakar, obat-obatan, dan kebutuhan vital lainnya harus dikirim ke wilayah tersebut untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Namun, pembatasan ketat Israel terhadap masuknya bantuan dan penutupan penyeberangan perbatasan memperdalam krisis kemanusiaan di daerah otonomi Palestina yang terkepung itu.

Pada tanggal 7 Mei, tentara Israel melancarkan serangan darat ke Rafah di Gaza selatan, tempat para pengungsi Palestina berlindung.

Tentara Israel merebut wilayah Palestina di perlintasan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir, dan menutup perlintasan tersebut.

Situasi ini menyebabkan tidak mungkin untuk mengirimkan bantuan melalui Rafah atau mengevakuasi korban luka yang membutuhkan perawatan di luar Gaza.

Mesir menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima “kebijakan fait accompli Israel” dan pemaksaannya di Penyeberangan Perbatasan Rafah, dan menolak untuk berkoordinasi dengan Israel.

Kairo menyalahkan Tel Aviv atas penutupan penyeberangan perbatasan dan potensi konsekuensi yang akan meningkatkan krisis di Gaza.

Setelah Hamas memenangkan pemilihan parlemen pada tahun 2006 dan menguasai Jalur Gaza, Israel mulai memberlakukan sebuah blokade di Gaza, yang kemudian diperketat pada tahun 2007.

Blokade Israel atas Gaza mencakup penutupan empat penyeberangan perbatasan: Karni, Nahal Oz, Kerem Ebu Salim, dan Sufa.

Penyeberangan Perbatasan Beit Hanoun diperuntukkan bagi masuk dan keluarnya warga secara personal, sementara Penyeberangan Perbatasan Kerem Abu Salem diperuntukkan bagi barang-barang komersial, dimana kedua penyeberangan tersebut dibuka dan ditutup secara terbatas.

Meskipun ada seruan internasional yang semakin meningkat untuk penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza dan keputusan Pengadilan Internasional untuk menghentikan serangan di Rafah, Israel telah memperketat pengepungannya di Jalur Gaza dengan mengendalikan Koridor Philadelphia.

Menurut Sam Rose, direktur perencanaan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), bantuan kemanusiaan hanya berjarak beberapa kilometer dari perbatasan Gaza, namun warga Palestina berada di ambang kelaparan.

Rose menyoroti kesulitan yang dihadapi dalam mengirimkan bantuan ke Gaza karena pembatasan dan inspeksi sewenang-wenang yang diberlakukan oleh pihak berwenang Israel, dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menekan Israel agar mengizinkan truk bantuan masuk ke Gaza melalui perbatasan yang sudah diketahui seperti Rafah dan Kerem Abu Salem, serta membuka kembali perbatasan al-Mintar, al-Sya’iya, dan Beit Hanoun. (Stg).

Israel, Gaza, Tel Aviv Headline, Palestina

Share :

Baca Juga

TNI/Polri

TNI Bantu Bersihkan Rumah Lansia Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie
Dalam Rangka Penyediaan Infrastruktur Jalan yang Mantap Bagi Masyarakat Kota Tangerang

Jawa Barat

Polresta Cirebon Gelar Razia Antisipasi Curanmor, Amankan 36 Sepeda Motor
Presiden RI Lantik Bupati-Wakil Bupati Humbahas Periode 2025-2030 di Istana
Kapolresta Cirebon Bersama Pj Bupati Cirebon Temui Ibu di Sawah, Semangati Tetap Gigih Bekerja di Hari Ibu

Advertorial

Dinsos Kota Tangerang Meriahkan Aksi Peringatan HKSN Ke-61
Kapolsek Cipeundeuy Perkuat Sambang Preemtif Demi Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bawah Program POLRI PRESISI
Reses II Tahun Sidang 2024-2025 Dra. Hj. Tia Fitriani Anggota DPRD Prov. Jabar Dapil Jabar Ii Kab. Bandung  F. Nasdem. Ciheulang Teras 39. 10-3-2025.

Contact Us