Home / Tak Berkategori

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:07 WIB

Inggris 0-1 Islandia: Apa yang Dipetik Sang Pelatih Gareth Southgate dari Kekalahan Pemanasan Euro 2024

Mempersiapkan Inggris untuk Euro 2024 diakhiri dengan cara yang paling mengecewakan, saat Islandia berhasil meraih kemenangan 1-0 atas the Three Lions di Wembley dalam pertandingan persahabatan pemanasan terakhir mereka pada jumat (07/06).

Inggris, Suararepubliknews.com – Empat hari setelah kemenangan 3-0 atas Bosnia-Herzegovina, sebuah angka yang tentunya membuat anak asuh Gareth Southgate bangga, Inggris kembali mengalami kekalahan memalukan atas lawan yang merupakan juara Euro 2016.

Gol dari Jon Dagur Thorsteinsson di babak pertama merupakan momen penting dalam sebuah pertandingan yang menyiksa bagi para pendukung the Three Lions, yang hanya mampu melakukan satu tendangan tepat sasaran meskipun mereka memiliki 68% penguasaan bola.

Anak asuh Southgate dapat dikatakan beruntung untuk tidak kalah dengan skor yang lebih besar pada malam itu, meskipun para pemain seperti Declan Rice dan Anthony Gordon merefleksikan hal positif setelah pertandingan, dan memuji pertandingan tersebut sebagai sebuah pengalaman yang berharga menjelang Euro 2024.

Beberapa pihak akan berpendapat sebaliknya, dan di sini kita akan membahas apa yang mungkin dapat dipelajari oleh Southgate dari kekalahan menyakitkan Inggris.

Setelah kehilangan Harry Maguire dan kemampuan luar biasa dari sang pemain Manchester United di kedua kotak penalti, Southgate akan merasa sangat kesal ketika John Stones terjatuh dengan kesakitan hanya dalam waktu 40 detik setelah pertandingan dimulai.

Pemain Manchester City tersebut mampu melanjutkan pertandingan meskipun harus merasakan kekuatan penuh dari pemain Islandia di pergelangan kakinya, namun ia turut bertanggung jawab atas gol Thorsteinsson, membuat sang penyerang dapat memotong ke dalam dengan mudah sebelum menaklukkan Aaron Ramsdale di posisinya yang dekat dengan tiang gawang.

Baik Ramsdale maupun Stones seharusnya tidak hanya menyalahkan mereka, karena gol Islandia tercipta karena kesalahan kolektif dari tim Inggris, saat the Three Lions membiarkan Islandia bermain dengan baik di lini belakang tanpa adanya tekanan yang berarti.

Pasangan lini tengah Kobbie Mainoo dan Declan Rice juga tidak terlihat saat Islandia melancarkan salah satu dari sekian banyak serangan mereka, beberapa di antaranya berawal dari umpan-umpan panjang ke atas yang gagal diantisipasi oleh anak asuh Southgate, dan dalam banyak kesempatan Islandia diberi waktu dan ruang untuk melepaskan tendangan dari jarak 20 meter.

Southgate menekankan bahwa pergantian Stones sebagian besar untuk berjaga-jaga, namun dengan Maguire yang telah absen dan Lewis Dunk yang juga mengalami cedera, clean sheet mungkin akan sulit didapatkan oleh Inggris di musim panas ini.

Penampilan buruk Inggris saat melawan Islandia terjadi satu hari setelah Southgate menunjuk 26 pemain pilihannya untuk Kejuaraan Eropa, dan salah satu pemain yang mungkin akan menonton dengan menahan rasa kecewa di rumahnya adalah Jack Grealish.

Dikutip dari Media Sportsmole, Southgate berargumen bahwa pemain lain dalam daftar pemainnya memiliki musim 2023-24 yang lebih baik daripada pemain Manchester City tersebut sebuah fakta yang sulit untuk dibantah, namun beberapa pemain dalam daftar pemainnya tidak yakin dengan pilihannya.

Saat Inggris berusaha keras tanpa hasil dan kembali gagal pada Jumat malam (07/06), hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Grealish akan menjadi pilihan yang berguna dari bangku cadangan untuk memberikan sesuatu yang unik dalam lini serang the Three Lions yang sedang sakit.

Taktik tim tidak bekerja dengan baik ketika menghadapi Islandia, jadi mungkin hanya butuh satu momen keajaiban untuk menghindari kekalahan yang memalukan, sesuatu yang dapat dilakukan oleh Grealish seandainya dia diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di lini serang.

Tentu saja, hal yang bersifat hipotetis di masa lalu tidak layak untuk dibahas saat ini, namun Southgate akan menuntut lebih banyak lagi dari aset kreatifnya di Jerman, agar dia tidak menyesali keputusannya yang berani. (Stg)

Share :

Baca Juga

Slovakia dan ‘VAR’ Berkolaborasi Menghentak Belgia di Euro 2024
SUHATRI RUSTAM
Wujudkan Swasembada Pangan Di Wilayah, Dandim 1710/Mimika Tinjau Lahan Kosong  Untuk Rencana Dibuka Menjadi Lahan Persawahan Agar Menjadi Produktif
Hendak Melakukan Aksi Tawuran Konten, Belasan Remaja Berikut Sajam Diamankan Sat Samapta Polres Cirebon Kota
Selama Mei-Juli 2023, Satlantas Polres Cirebon Kota Berhasil Tindak Ratusan Knalpot Brong
Prediksi Laga AC Milan vs Napoli: Adu Kuat Dua Raksasa Italia dalam Perburuan Scudetto
Gol Indah Arda Guler Hantar Turki Raih Kemenangan atas Georgia di Laga Pembuka Grup-F Euro 2024
Sejarah Panjang TNI Menuju 79 Tahun: Dari Pembentukan BKR hingga Tantangan Siber di Era Modern

Contact Us