Home / Tak Berkategori

Rabu, 4 September 2024 - 21:43 WIB

Kemarau Panjang 2024: Warga Tulungagung Bertahan dengan Bantuan Air Bersih

Pada hari Rabu, 4 September 2024, bantuan air bersih kembali didistribusikan ke Dusun Jinggring, Desa Pakisrejo. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk dari Mas Soni, seorang tokoh desa Ngrejo yang dikenal karena kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar

Pada hari Rabu, 4 September 2024, bantuan air bersih kembali didistribusikan ke Dusun Jinggring, Desa Pakisrejo. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk dari Mas Soni, seorang tokoh desa Ngrejo yang dikenal karena kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar

Tulungagung, suararepubliknews.com – Wilayah Kabupaten Tulungagung tengah menghadapi kemarau panjang yang menyebabkan krisis air bersih di hampir setiap kecamatan. Kondisi ini memaksa masyarakat untuk bergantung pada bantuan air bersih dari pemerintah maupun inisiatif swadaya masyarakat.

Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kecamatan Tanggunggunung, khususnya di Desa Pakisrejo, Kresikan, dan Tenggarejo, yang setiap tahun mengalami kekeringan. Tahun 2024 menjadi tahun yang berat bagi masyarakat, mengingat banyaknya sumber mata air yang mati akibat kurangnya curah hujan pada musim penghujan sebelumnya.

Bantuan Air Bersih untuk Dusun Jinggring

Pada hari Rabu, 4 September 2024, bantuan air bersih kembali didistribusikan ke Dusun Jinggring, Desa Pakisrejo. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk dari Mas Soni, seorang tokoh desa Ngrejo yang dikenal karena kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar.

Lamijo, Ketua RT di Dusun Jinggring, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan ini. “Puji syukur alhamdulillah, kami di lingkungan RT 01 RW 01, RT 02 RW 01, dan RT 01 RW 02 Dusun Jinggring menerima bantuan air bersih dari Mas Soni. Terima kasih banyak atas bantuannya. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami di saat kekeringan seperti ini,” ujarnya.

Lamijo juga berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang, seperti pembangunan sumur bor di wilayahnya. “Kami harap ke depannya, pemerintah mampu mewujudkan adanya sumur bor di wilayah kami. Kekeringan ini sudah menjadi masalah tahunan yang membutuhkan perhatian khusus,” tambahnya.

Kekeringan yang Memerlukan Penanganan Serius

Kondisi kekeringan yang melanda Tulungagung, terutama di Kecamatan Tanggunggunung, menunjukkan perlunya intervensi yang lebih serius dari pihak pemerintah. Masyarakat telah lama menghadapi tantangan ini, dan solusi jangka panjang seperti pembangunan infrastruktur air yang memadai menjadi sangat mendesak.

Sementara itu, bantuan air bersih tetap menjadi penyelamat bagi warga yang tengah berjuang di tengah kondisi alam yang tidak menentu ini. Bantuan dari tokoh masyarakat dan pemerintah diharapkan terus berlanjut hingga solusi permanen dapat diwujudkan, demi mencegah krisis air bersih yang berulang setiap tahun. (Yps/Kbt)

Share :

Baca Juga

Berikan Support, Anggota DPRD DKI Jakarta Kunjungi Rumah RT di Pluit

Maluku

Stabilisasi Harga Beras Satgas Pangan Polda Maluku Rakor Bersama Distributor dan Pelaku Usaha
Mengenal Apa dan Kapan Pelaksanaan E- Coklit Pilkada 2024.
Tidak Kalah dengan Pengamat “Abal-abal”, Bang Tampu: Kejari Kalau Bersih Kenapa Harus Risih!
Bupati Humbahas Sampaikan Nota Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi.
Kegiatan  Dewan  Pimpinan  Wilayah  Jam’iyah  Batak  Muslim  Indonesia.  Medalami  Fardu  Kipayah
Pj Bupati Apriyadi Ingatkan Seluruh Kontraktor yang bekerja di Muba Sesuai Spek
Dandim Mimika Dampingi Kunjungan Kerja Danrem 174/ATW Ke Pos Pam Obvitnas PT. Freeport Indonesia 

Contact Us