Home / Tak Berkategori

Jumat, 9 Agustus 2024 - 17:38 WIB

Kepala Desa Karangnunggal Diduga Hina Profesi Wartawan: Insiden yang Tak Bisa Ditoleransi

Oknum Kepala Desa (Kades) Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, Marno, diduga telah bertindak arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina profesi wartawan terhadap Aan, seorang wartawan media cetak dan online Mitrapol, yang juga menjabat sebagai Kabiro Lebak

Oknum Kepala Desa (Kades) Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, Marno, diduga telah bertindak arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina profesi wartawan terhadap Aan, seorang wartawan media cetak dan online Mitrapol, yang juga menjabat sebagai Kabiro Lebak

Lebak, suararepubliknews.com – Profesi wartawan kembali menjadi sasaran penghinaan dan tindakan intimidasi. Kali ini, oknum Kepala Desa (Kades) Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, Marno, diduga telah bertindak arogan dan mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina profesi wartawan terhadap Aan, seorang wartawan media cetak dan online Mitrapol, yang juga menjabat sebagai Kabiro Lebak.

Insiden Intimidasi di Jalan Raya Gunungkencana

Peristiwa yang terjadi pada Senin (05/08) hingga Selasa sore (06/08) tersebut bermula ketika Aan, dalam perjalanan pulang, dibuntuti oleh mobil dinas berplat merah yang dikendarai oleh Marno. Di lokasi sepi di Jalan Raya Gunungkencana, Cirinten, Marno menghentikan mobil Aan dengan cara yang tidak patut. “Dia keluar dari mobilnya, menggedor mobil saya sambil berteriak dengan nada tinggi dan berkata kasar,” ujar Aan.

Tidak cukup dengan itu, Marno juga diduga memaksa Aan keluar dari mobil dengan mengucapkan kata-kata yang tidak pantas seperti “Bangsat kamu, anjing kamu” saat Aan mencoba menjelaskan bahwa dirinya adalah seorang wartawan. Perkataan ini jelas mencerminkan sikap yang tidak profesional dan tidak beretika, apalagi mengingat peran Kepala Desa sebagai figur publik yang seharusnya memberikan teladan yang baik.

Menghina Profesi Wartawan, Menodai Martabat Jurnalisme

Tindakan yang dilakukan oleh Marno tidak hanya melukai perasaan seorang wartawan, tetapi juga menodai martabat profesi jurnalisme secara keseluruhan. Profesi wartawan adalah pilar penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di masyarakat. “Ketika bicara wartawan, itu bukan hanya saya, tapi banyak wartawan. Ini bukan hanya penghinaan terhadap saya, tapi terhadap seluruh profesi,” kata Aan.

Marno bahkan sempat menyarankan Aan untuk “lebih baik menyangkul” daripada menjalankan tugas jurnalistiknya. Pernyataan ini tidak hanya merendahkan profesi wartawan, tetapi juga menunjukkan ketidakpahaman terhadap peran kritis jurnalisme dalam demokrasi.

Langkah Hukum dan Solidaritas Jurnalis

Merasa dihina dan diintimidasi, Aan berencana untuk menindaklanjuti kejadian ini sesuai dengan hukum yang berlaku. “Ini tidak bisa ditoleransi, karena ini menyangkut nama baik saya dan rekan-rekan wartawan lainnya,” tegas Aan. Dia juga berharap agar semua wartawan dapat hadir dan mengawal proses pelaporan yang akan dilakukan ke Polres Lebak atau Polda Banten setelah meminta tanggapan dari Camat Cirinten.

Reaksi Oknum Kepala Desa: Bungkam dan Tidak Bertanggung Jawab

Saat dihubungi oleh wartawan untuk konfirmasi, Marno justru memberikan jawaban yang tidak konstruktif. Ia menolak untuk memberikan klarifikasi dan meminta agar wartawan menanyakan kepada pihak yang memberikan informasi tersebut. Sikap bungkam dan arogan ini menambah deretan perilaku yang tidak layak ditunjukkan oleh seorang pejabat publik.

Kesimpulan: Penghinaan Profesi yang Harus Ditindaklanjuti

Insiden ini bukan sekadar masalah personal antara seorang wartawan dan Kepala Desa, tetapi merupakan masalah yang lebih besar mengenai penghormatan terhadap profesi jurnalis. Tindakan tegas perlu diambil untuk memastikan bahwa tidak ada lagi penghinaan serupa yang terjadi, dan agar profesi wartawan tetap dihargai sebagai pilar keempat demokrasi. (Iwan H)

Share :

Baca Juga

Tampung TKA dan Diduga Produksi Kosmetik Ilegal, Gudang di Pakuhaji Tangerang ini Jadi Sorotan
Tim Itwasda Polda Maluku Melakukan Audit Kinerja Tahap I tahun 2024,di Polres Buru

Banten

Ratu Rahmatuzakiyah dan Najib Hamas,Resmi di Lantik,dan Fokus Program 100 Hari Fokus Pembenahan Sampah
OKUT Terima Tanah Hibah Perkantoran
Rutan Kelas IIB Humbahas Kumham Sumut Gelar Razia Gabungan
Pasukan Yonko 466 Kopasgat Bantu Evakuasi Warga Makassar Terdampak Banjir

Muba

DPRD dan Pemkab Muba Sepakati Jadwal Pembahasan Tiga Raperda Strategis Tahun 2025
Prediksi Southampton vs Stoke City: Mencari Perempat Final EFL yang Menjanjikan untuk Bangkit

Contact Us