Home / Tak Berkategori

Rabu, 6 November 2024 - 11:45 WIB

Kejaksaan Agung Pindahkan Penahanan Tiga Hakim Tersangka Kasus Suap Ronald Tannur ke Jakarta

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Dr. Harli Siregar

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Dr. Harli Siregar

Langkah Tegas Kejaksaan Agung dalam Kasus Suap dan Gratifikasi Hakim

Jakarta, suararepubliknews.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia, melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Dr. Harli Siregar, mengumumkan pemindahan penahanan tiga oknum hakim yang diduga terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi terkait perkara terpidana Ronald Tannur. Tersangka HH, ED, dan M dipindahkan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ke Jakarta pada Selasa, 5 November 2024.

Pemindahan dan Penahanan di Lokasi Berbeda

Menurut Harli Siregar, setelah tiba di Jakarta, ketiga tersangka akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Kantor Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

“Tersangka HH akan ditahan di Rumah Tahanan Negara Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ED di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang, dan M di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung,” jelas Harli.

Pemeriksaan Lanjutan untuk Memperkuat Bukti

Selain ketiga hakim, penyidik juga memeriksa tersangka ZR, mantan pejabat Mahkamah Agung, di Jakarta. Di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap CRT, adik dari terdakwa Ronald Tannur, dan ET, ayah Ronald Tannur. Sementara itu, Ronald Tannur sendiri diperiksa sebagai saksi di Lembaga Pemasyarakatan Madaeng.

Harli menegaskan bahwa pemeriksaan saksi ini bertujuan untuk memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara dugaan korupsi suap dan gratifikasi.

“Pemeriksaan ini penting untuk memperkuat pembuktian dalam kasus yang melibatkan para tersangka ZR, ED, HH, M, dan LR,” tambah Harli.

Komitmen Kejaksaan dalam Penanganan Kasus Korupsi

Pemindahan dan penahanan para tersangka di lokasi yang berbeda menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung dalam menangani kasus korupsi secara serius dan transparan. Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan memperkuat integritas lembaga peradilan di Indonesia.

Pewarta: Mzr & Stg
Editor: Stg
Copyright © suararepubliknews 2024

Share :

Baca Juga

Polda Maluku Bersiap Rekrut Calon Bintara Kompetensi Khusus di Bidang Pertanian, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat
RSDP Serang Raih Peringkat 1 JFK Award 2024 dari Menteri Kesehatan RI
Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pemilu Serentak di Kota Tangerang

Tangerang Raya

Buruh PT BSM Tetap Bersikeras Menolak Upah Tidak Layak dan PHK Sepihak
Panglima TNI: Acara Buka Puasa Bersama Pererat Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri
Bareskrim Polri Sita Aset Rp221 Miliar dari Terpidana Narkoba, Hendra Sabarudin: Kejahatan Narkoba Diungkap hingga Akarnya
Kebakaran Rumah Lansia Hj. Emah di Desa Bolang, Lebak, Banten: Kerusakan Total Rp 50 Juta
Police Goes to School: Polresta Cirebon Ajak Siswa SMKN 1 Jamblang Jauhi Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba”

Contact Us