Kabupaten Buru, suararepubliknews.com –16 Juli 2024, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M, dikenal sebagai pemimpin kepolisian yang berdedikasi dan berkomitmen terhadap kesejahteraan masyarakat. Dedikasinya ini terlihat jelas terutama dalam situasi krisis atau bencana, seperti yang terjadi baru-baru ini di SP2 Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, di mana banjir melanda wilayah tersebut.
Tindakan Cepat dan Tepat di Tengah Bencana
Bencana banjir yang melanda SP2 Kecamatan Waelata menyebabkan kerusakan pada rumah dan infrastruktur lainnya, meninggalkan banyak warga dalam keadaan sulit. Menanggapi situasi ini, AKBP Sulastri Sukidjang segera mengorganisir distribusi bantuan sembako kepada korban yang terdampak.
Bantuan Langsung untuk Korban Banjir
Bantuan yang diberikan meliputi beras, mie instan, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya. Jumlah bantuan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir, dengan tujuan untuk meringankan beban mereka.

Inisiatif ini memberikan kelegaan sementara namun signifikan kepada para korban, sekaligus menunjukkan kepedulian dan dukungan berkelanjutan dari pihak kepolisian.
Dampak Positif Bantuan Sembako
Dampak dari bantuan sembako ini terhadap kesejahteraan korban banjir sangat besar. Bantuan ini membantu mereka menjalani hari-hari sulit pasca-banjir dengan lebih baik, memberikan sedikit kenyamanan dan harapan di saat mereka sangat membutuhkannya. Ini juga merupakan langkah penting dalam menyatukan masyarakat untuk saling mendukung dan membangun kembali daerah mereka.
Komitmen Jangka Panjang untuk Pemulihan
Dalam upaya berkelanjutan dan rencana jangka panjang, Kapolres AKBP Sulastri Sukidjang berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan sesaat tetapi juga terlibat dalam rencana pemulihan yang lebih luas. Upaya ini termasuk koordinasi dengan instansi pemerintah dan organisasi non-pemerintah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak, serta program pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak.

Kepedulian dan inisiatif seperti ini sangat penting untuk membangun kembali kehidupan warga dan mengembalikan rasa kepercayaan terhadap kemampuan mereka untuk mengatasi krisis. AKBP Sulastri Sukidjang dengan tindakannya telah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berdedikasi dan responsif dapat membuat perbedaan besar dalam masa-masa sulit. (Dhet)








