Bandung, suararepubliknews.com – Perawat memainkan peran krusial dalam menentukan kepuasan pasien karena sebagian besar tindakan perawatan dilakukan oleh mereka. Perawatan holistik yang melibatkan aspek spiritualitas menjadi kunci penting dalam proses penyembuhan dan pemulihan pasien. Salah satu pendekatan yang bisa diambil adalah melalui perawatan keperawatan Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model perawatan keperawatan Islami guna meningkatkan kepuasan pasien.
Tantangan dan Peluang Rumah Sakit di Era Persaingan Ketat
Di era saat ini, rumah sakit sebagai industri layanan kesehatan menghadapi persaingan yang ketat. Kualitas layanan menjadi aspek utama dalam persaingan antar rumah sakit. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan adalah dengan mengembangkan layanan berbasis Islam. Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar kedua di dunia, sekitar 1/3 miliar, menawarkan peluang besar bagi rumah sakit untuk meningkatkan layanan bagi Muslim.
Pentingnya Pengetahuan dan Kompetensi Perawat
Pengetahuan perawat sangat penting dalam membuat pasien merasa puas karena menunjukkan bahwa perawatan dilakukan dengan benar. Pengetahuan perawat yang baik tercermin dalam keterampilan dan kompetensi yang baik, serta kemampuan menyelesaikan masalah dengan cepat. Penelitian ini dilakukan di sebuah rumah sakit Islam di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, pada Desember 2021.
Hasil Penelitian: Meningkatkan Kualitas Perawatan Keperawatan Islami
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat dengan pengetahuan, kompetensi, sikap, dan kepribadian yang baik dapat meningkatkan kualitas kerja perawat profesional dan memperbaiki perawatan keperawatan Islami. Hal ini membuat pasien merasa kebutuhan mereka terpenuhi, nyaman, dan puas dengan layanan keperawatan. Pada gilirannya, ini memiliki dampak positif pada fasilitas kesehatan.
Model Perawatan Keperawatan Islami
Penelitian ini menghasilkan model yang menjelaskan perawatan keperawatan Islami sebagai mediator antara faktor perawat dan kepuasan pasien, dengan empat indikator faktor perawat yang berperan penting. Manajer rumah sakit dan keperawatan harus menyadari bahwa faktor perawat memiliki dampak positif pada perawatan keperawatan dan interaksi antara keduanya dapat meningkatkan kepuasan pasien. Dengan demikian, perawatan keperawatan dapat diterapkan di rumah sakit Islami sebagai kunci untuk pengembangan rumah sakit. (Stg)
Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)
Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul “The Development of an Islamic Nursing Care Model to Improve Patient Satisfaction”










