Home / Tak Berkategori

Selasa, 30 Juli 2024 - 10:08 WIB

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Tingkatkan Kinerja dengan Sistem Data Monitoring Center

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, mengungkapkan bahwa penerapan sistem data monitoring center merujuk pada perintah presiden melalui Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, mengungkapkan bahwa penerapan sistem data monitoring center merujuk pada perintah presiden melalui Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

Jakarta, suararepubliknews.com – Dalam upaya meningkatkan kinerja yang makin dipercaya masyarakat, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah mengaplikasikan berbagai sistem yang telah diterapkan oleh Kejaksaan Agung ke dalam data monitoring center. Sistem ini berfungsi sebagai kontrol pimpinan hingga pemantauan kinerja serta pengawasan.

Implementasi Sistem Data Monitoring Center

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, mengungkapkan bahwa penerapan sistem data monitoring center merujuk pada perintah presiden melalui Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Artinya bahwa pimpinan di satuan kerja itu harus mempunyai satu mekanisme kontrol terhadap kinerjanya secara efektif. Kita diberikan satu dan beberapa aplikasi yang lain, ya kita manfaatkan,” ujar Hendri Antoro saat ditemui usai menggelar acara Isbat Nikah secara gratis pada Jumat (26/7/2024) lalu di kantornya.

Optimalisasi SPBE dan Indonesia Satu Data

Selain itu, Hendri juga menjelaskan adanya perintah presiden lainnya, yakni Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), yang terus dioptimalkan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Inisiatif Indonesia Satu Data dipecah menjadi Kejaksaan Satu Data, yang memungkinkan akses informasi publik kapan dan di mana saja sebagai bentuk transparansi bagi masyarakat untuk mengetahui informasi perkara tindak pidana umum yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Manfaat Data Monitoring Center

“Data monitoring center pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat ini bermanfaat sebagai alat kontrol pimpinan,” tuturnya. Melalui alat kontrol tersebut, lanjut Hendri, akan dapat diketahui berbagai aspek seperti penyerapan anggaran, jumlah perkara Pidum (Pidana Umum), Pidsus (Pidana Khusus), E-tilang, dan E-piutang. “Sangat efektif untuk mengontrol,” ucapnya.

Peningkatan Kompetensi Pimpinan Satuan Kerja

Hendri menambahkan bahwa pimpinan satuan kerja harus terus belajar termasuk mengenai ruang digital, berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus mampu membawa energi positif bagi lingkungan kerja. Hal ini perlu dijadikan peluang untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Melalui berbagai inisiatif ini, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. (Mzr/Stg)

Share :

Baca Juga

HSP Ke-96 Diperingati di Humbang Hasundutan “Maju Bersama Indonesia Raya”
Kepala Desa Mekarsari H Tajudin Monitoring Kegiatan Dana Add Desa,
Prediksi Persib Bandung Vs Zhejiang FC di Liga Champions Asia 2
Prediksi Laga Persikas vs Persekat: Laga Hidup Mati Persikas untuk Bertahan di Liga 2 Indonesia
Bupati Humbahas Bersama Dirjen KN Lihat Pembelajaran Gasing di Doloksanggul
Peringati Hari Jadi Polwan ke-75, Polresta Cirebon Gelar Donor Darah
5000 Paket Daging Dan Beras Di Serahkan PT. Suri Nusantara Jaya Kepada Korem 071/Wijayakusuma
Bakamla RI Selamatkan Nelayan di Selat Makassar

Contact Us