Tangerang, suararepubliknews.com – Dalam rangka uji coba pelaksanaan Pilot Project Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Terpilih Periode 2024-2029, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Tim Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) mengadakan rapat persiapan pada Rabu (31/7). Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota untuk memastikan makanan yang akan dibagikan memiliki asupan gizi sesuai standar kesehatan nasional.
Uji Coba Melibatkan Ribuan Siswa
Uji coba ini akan melibatkan sebanyak 3.125 siswa dari lima sekolah di Kota Tangerang, yaitu SD Negeri Sukasari 4, SD Negeri Sukasari 5, SMP Negeri 4 Tangerang, serta SD dan SMP As-Syukriah. Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menekankan bahwa rapat ini merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan lancar dan efektif.
Komitmen Pemkot Tangerang untuk Gizi Anak Sekolah
“Kami ingin memastikan dan berkomitmen untuk memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak sekolah di Kota Tangerang, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Dr. Nurdin.

Dia juga menambahkan bahwa langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mendukung kesuksesan program Pilot Project MBG dan mewujudkan anak-anak yang sehat.
Persiapan Menu dan Standar Gizi
“Besok kami pastikan makanan yang dibagikan sesuai asupannya, mulai dari pemilihan menunya hingga susu UHT. Kami pastikan agar memenuhi standar gizi seimbang, dan insya Allah kami siap menjadi role model pelaksanaan program MBG bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dukungan dari Tim Wantanas
Ketua Tim Wantanas, Taviota Bay, menyatakan bahwa keberhasilan uji coba ini merupakan langkah awal yang baik menuju pelaksanaan Pilot Project MBG secara lebih luas di Kota Tangerang maupun nasional.

“Harapan kita semua, pelaksanaan Pilot Project ini dapat berjalan lancar, sukses, dan tentunya asupan gizi yang diberikan mengikuti standar nasional,” pungkasnya.
Peran UMKM dalam Penyediaan Makanan
Sebagai informasi, rapat tersebut juga dihadiri oleh penyedia makanan atau UMKM yang akan menyiapkan berbagai varian menu dengan harga yang telah ditentukan sesuai standar kesehatan nasional. Mereka memastikan proses pelaksanaan berlangsung higienis dan aman. (D. Marbun)










